PILWAKO BATAM
Maju Lewat Jalur Independen, Rian Ernerst Mengaku Tak Gentar Ikut Pilwako Batam
Jumlah dukungan yang sempat susut, tidak menyebabkan Rian Ernest gentar maju ke pilkada 2020 ini
Ketua DPD I Golkar Provinsi Kepri Achamd Ma'ruf Maulana pada Minggu (21/6/2020) menyatakan pihaknya pada Pilwako Batam mendatang akan mengusung calon alternatif.
"Kita mencari sosok alternatif yang bisa didorong, dimana calon itu bisa mengatasi persoalan-persoalan ekonomi," sebut Ma'ruf di tengah kegiatan rapidtes masal yang dilakukan Partai Golkar Keprib di kantor DPD II Golkar Batam.
Ma'ruf mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berkomunikasi intensif dengan mantan Kadisperindag Kota Batam Ahmad Hijazi untuk di usung di pilkada Serentak mendatang.
"Saya rasa dengan kehadiran Pak Hijazi masyarakat Batam sudah mendapatkan sosok yang di inginkan," ujar Ma'ruf.
Ia menyebutkan dan berkeyakinan Hijazi yang juga merupakan mantan Sekda Provinsi Riau itu bisa mendorong pertumbuhan dan percepatan ekonomi pasca korona nantinya jika terpilih menjadi Wali Kota Batam.
"Dan beliau (Ahmad Hijazi) kita harapkan bisa memberikan recovery ekonomi pasca Pandemi korona," sebutnya.
Dengan kehadiran Hijazi sebagai tokoh yang akan di uusung Golkar nantinya di katakan Ma'ruf selain sebagai poros tengah juga sebagai alternatif bagi masyarakat kota Batam.
Jawaban Rudi Soal Pilkada Serentak 2020
Peta politik Pilkada Serentak untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri maupun Pemilihan Wali kota (Pilwako) Batam masih dinamis.
Sejumlah nama telah muncul tetapi hanya beberapa pasang calon yang mendeklarasikan diri sebagai calon.
Sementara beberapa partai politik masih meraba arah koalisi dan dukungan kepada bakal pasangan calon.
Meski tahapan pilkada Serentak sempat tertunda akibat Pandemi korona, tetapi akhirnya di gelar kembali dimana pilkada Serentak akan dilaksanakan pada Tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
Salah satu calon yang belum menentukan tegas secara pribadi atau mendapatkan keputusan partai di Pilkada serentak ialah Ketua DPW Partai Nasdem Kepri, Muhammad Rudi yang saat ini menjabat sebagai Wali kota Batam periode 2015 - 2020.
Muhammad Rudi belum mau menjawab gamblang hal tersebut ketika dikonfirmasi.
Ditemui di kantor Tribun Batam, keputusan itu akan muncul di awal Agustus 2020.
Ia menyebutkan dimana dirinya akan maju baik itu sebagai Wali kota Batam kembali atau maju sebagai Gubernur Kepri itu tergantung pada masyarakat Kepri secara umumnya.
"Belum putus, awal Agustus nanti keputusan untuk semua kabupaten kota termasuk rekomendasi untuk Provinsi Kepri. Saya terserah rakyat saja. Kalau mereka ingin saya di provinsi saya jadi gubernur, kalo ingin di Kota Batam jadi Wali kota Batam," sebutnya saat mendatangi kantor Tribun Batam pada Rabu (17/6/2020) malam.
Rudi yang masih malu malu untuk menentukan sikap untuk maju di Pilkada serentak mendatang itu karena dirinya masih menunggu putusan partai.
Meski demikian, Rudi sempat mengungkapkan keinginannya ketika disinggung dari hati kecilnya.
"Dalam hati kecil saya hanya ingin mengabdi kepada rakyat Provinsi Kepri," ujarnya.
Sedangkan untuk istrinya yaitu Marlin Agustin yang Juga di gadang maju di Pilkada Provinsi Kepri nantinya belum dikatakan gamblang oleh Rudi.
"Belum tahu," jawabnya singkat.(TribunBatam.id/Hening Sekar Utami/Alamudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27062020rian-ernest-calon-wako.jpg)