Breaking News
Senin, 11 Mei 2026

TRIBUN WIKI

PERBEDAAN Tekanan Darah Tinggi Alias Hipertensi Primer dan Sekunder, Kenali Faktor Risiko

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi berdasarkan penyebabnya bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni hipertensi primer dan sekunder.

Tayang:
Nova
Ilustrasi mengukur tekanan darah. Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi berdasarkan penyebabnya bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni hipertensi primer dan sekunder. 

- Pola makan tidak sehat

- Stres

- Malas bergerak

- Berat badan berlebih

- Kebanyakan orang tidak bisa melihat gejala awal hipertensi primer.

Namun, penderita bisa mengetahuinya lewat pemeriksaan medis berkala.

Untuk mendiagnosis pasien mengalami hipertensi primer, dokter umumnya akan mengukur tekanan darah pasien dengan tensimeter.

Jika hasil pengukurannya di atas 130/80 mmHg selama beberapa kali pemeriksaan di waktu yang berbeda, dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan fisik meliputi pengecekan kondisi mata, detak jantung, paru-paru, dan aliran darah di leher.

Selain itu, dokter juga akan memeriksa kadar kolesterol sampai fungsi ginjal.

Jika hasil diagnosisnya merujuk pada hipertensi primer, dokter umumnya lebih dulu menyarankan perubahan gaya hidup ke arah lebih sehat.

Jika perubahan gaya hidup ke arah lebih sehat tak mempan, dokter umumnya akan meresepkan obat penurun tekanan darah.

Hipertensi sekunder

Hipertensi sekunder dapat terjadi saat tekanan darah ajek tinggi karena penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Melansir Cleveland Clinic, hipertensi sekunder jarang terjadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved