TRIBUN WIKI
Mengapa Penyu Makan Sampah Plastik di Laut? Ternyata Ini Alasannya
Sampah plastik telah menjadi masalah utama polusi laut di seluruh dunia. Akibatnya, tak sedikit hewan laut yang mati lantaran menelan plastik.
TRIBUNBATAM.id - Sampah plastik telah menjadi masalah utama polusi laut di seluruh dunia.
Laut dipilih sebagai tempat akhir dibuangnya limbah-limbah plastik yang sulit terurai, bahkan hingga puluhan tahun.
Hal ini menyebabkan binatang dan biota laut terkena dampaknya.
Tak sedikit hewan laut yang mati lantaran menelan plastik.
Selain itu, banyak pula hewan laut yang mati karena terperangkap dalam plastik-plastik yang mengapung.
Mereka terjebak dan tak bisa keluar hingga mati.
• KINI Jadi Kebiasaan Selama Pandemi, Simak Sejarah Cuci Tangan, Sempat Ditentang Selama Seabad
• DAFTAR 7 Makanan Pengganti Nasi, Cocok Untuk Program Diet Sehat
Mengapa hewan memakan plastik?
Melansir Kompas, menurut temuan terbaru, kantong plastik yang mengambang di lautan ternyata mirip makanan, sehingga hewan laut mengira itu makanannya.
Lebih jauh lagi, ternyata plastik mengeluarkan aroma yang mirip dengan makanan mereka.
Salah satu hewan yang paling kerap memakan plastik adalah penyu.
Aroma yang dikeluarkan plastik di laut adalah 'perangkap penciuman' bagi penyu.
"Ini dapat membantu menjelaskan kenapa penyu cenderung makan dan terjerat dalam plastik," kata Dr Joseph Pfaller dari Universitas Florida, Gainesville seperti dilansir BBC News.
Joseph mengatakan, plastik yang mengambang dan tenggelam cukup lama di lautan mengembangkan bau yang menarik bagi penyu.
Awalnya ini merupakan adaptasi evolusi untuk menemukan makanan, tapi sekarang justru akan menjadi bumerang bagi penyu dan hewan laut lain yang tertarik pada bau plastik.
Aroma plastik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penyu-mati-karena-makan-plastik.jpg)