VIRUS CORONA DI BATAM
Jadwal Rapid Test Massal Pedagang Pasar Tos 3000 Mundur, Ini Kata Kadinkes Batam
"Kami intinya sudah siap. Namun untuk lebih jelas mungkin bisa langsung ke Disperindag saja karena koordinator ada di mereka," ujar Didi.
"Jika melihat kasus, dalam beberapa hari tidak ada penambahan kasus baru, maka dalam tanda kutip kami mengasumsikan bahwa penyebaran mulai mereda," sebutnya.
Meski begitu, hal tersebut tak membuat pihaknya bersantai dalam penanganan Covid-19 di Batam.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah.
"Tetaplah menggunakan masker, melakukan physical distancing dan social distancing, tetap mencuci tangan," imbaunya.
Ia juga mengingatkan, jika tidak ada kebutuhan yang mendesak agar menghindari tempat keramaian.
• Hut Bhayangkara ke 74, Mengenal Sosok Jendral Berambut Gondrong Paling Ditakuti Gembong Narkoba
• Keganasan Pria Ini Bikin Fatal, Istrinya Tewas Diranjang saat Malam Pertama
Jika memang harus datang ke tempat yang tidak mungkin menghindari keramaian, seperti ke pasar, maka dianjurkan menggunakan pelindung muka dan juga melakukan olahraga sebisa mungkin dan cukup istirahat agar tetap dalam kondisi sehat.
Ingin Jualan dengan Tenang
Pasar Tos 3000 merupakan pasar yang menjadi rujukan masyarakat Batam untuk membeli bahan kebutuhan pokok.
Di pasar ini setidaknya ada 1.235 pedagang yang menggantungkan hidupnya dengan menjajakan barang dagangan.
Salah satu pedagang yaitu Amin. Ia sudah 20 tahun berjualan di Pasar Tos 3000.
Ia sudah mendengar kabar Pasar Tos 3000, kini menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Batam.
"Kabar ada pedagang yang terkena Covid-19 kita dengar, tapi yang mana orangnya kita tidak tahu," ujarnya, saat ditemui reporter Tribun Batam yang melaporkan secara langsung di lokasi Pasar Tos 3000, Sabtu (27/6/2020).
Begitu juga, dengan wacana penataan pasar yang saat ini berkembang di tengah para pedagang, ia sudah mendengarnya.
"Pasar ini kan sudah ditata," jawabnya.
Ia berharap agar wacana yang ada segera disosialisasikan secara jelas kepada para pedagang, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah pedagang.
"Harapan kami bisa berjualan dengan tenang, jangan gusur sini, gusur sana," ujarnya.
Sedangkan untuk perilaku para pembeli di tengah pandemi Covid-19, menurutnya, sebagian besar pembeli sudah mengenakan masker.
"Kalau pembeli ke sini hampir semua mengenakan masker," ujarnya di sela diskusi daring yang diadakan Tribunbatam.id.(TribunBatam.id/Hening Sekar Utami/Leo Halawa/Alamudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/18062020pasar-tos-3000-batam.jpg)