Jumat, 24 April 2026

BATAM TERKINI

Layanan Kependudukan Jadi Sorotan, Komisi I DPRD Batam Minta Wali kota Evaluasi Kabid Disdukcapil

Kunjungan rombongan wakil rakyat ini bermula ketika seorang warga Batam yang kesulitan mengajukan pengurusan akta kematian menggunakan surat kuasa.

TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Sejumlah warga Batam terus mendatangi kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Sekupang. Komisi I DPRD Batam menyoroti kinerja Kabid Kependudukan di OPD itu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi I DPRD Batam meminta Wali kota Batam mencopot Abdul Malik dari jabatannya sebagai Kepala Bidang ( Kabid) Kependudukan pada Disdukcapil Kota Batam.

Ini setelah rombongan Ketua Komisi I DPRD Batam mendatangi Kantor Disdukcapil Kota Batam untuk memastikan layanan kependudukan di sana maksimal.

Wakil rakyat ini semakin kesal ketika Kabid Kependudukan itu diduga memblokir nomor WhatsApp.

Kunjungan rombongan wakil rakyat ini bermula ketika seorang warga Batam yang kesulitan mengajukan pengurusan akta kematian menggunakan surat kuasa.

Dimana keluarga almarhum diketahui tinggal di Sibolga, Sumatra Utara, sehingga orang tua almarhum memberikan surat kuasa kepada keluarga di Batam untuk mengurus akte kematian tersebut.

Perjuangan warga Batam ini pun viral di media sosial, setelah Kabid Kependudukan menolak permohonan surat kuasa tersebut dan mengatakan harus ahli waris yang mengurus permohonan tersebut.

Kepala Dinas Disduk Batam langsung merespon hal tersebut setelah viral dibeberapa pemberitaan media online, hingga mengambil alih dan menyelesaikan langsung berkas tersebut.

"Ya, nomor kami pun biblokir sama dia. Cara-cara pejabat seperti ini kurang fair dan tak beretika. Maka untuk itu, kami rekomendasikan agar Abdul Malik dicopot oleh wali kota Batam. Ini soal pelayanan," kata Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha, Selasa (30/6/2020).

Utusan menambahkan, Komisi I DPRD Batam datang ke kantor Disdukcapil Kota Batam untuk memastikan layanan kependudukan di sana.

Meski terlihat pelayanan tetap berjalan, namun rombongan tidak menemukan Kabid Kependudukan itu.

"Beberapa bagian pelayanan berjalan. Tetapi kami sayangkan, Beliau tidak berada di tempat. Tidak tahu apa penyebabnya. Tapi kalau memang benar Beliau mempersulit, sangat disayangkan. Kasihan masyarakat yang dipersulit. Di sini juga, memantik potensi pungutan liar jika tak dipangkas urusan birokrasi yang berbelit-belit itu," tegasnya.

Pohon Sebabkan Gangguan Listrik, bright PLN Batam Minta Kerja Sama Warga

Tak Diragukan Lagi, Wakil Bupati Anambas Dukung Desa Tiangau Jadi Kampung Tangguh Nusantara

Anggota DPRD Batam lainnya, Safari Ramadhan mengatakan, keluhan dari masyarakat tentang layanan kependudukan diharapkan dapat menjadi evaluasi oleh Organasisi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

Sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat yang kesulitan dalam mengurus layanan administrasi kependudukan.

“Sebelumnya kami sudah mengantongi informasi terkait keluhan dari masyarakat akan kondisi pelayanan yang kurang bagus dan maksimal. Dari hasil sidak ini, kami menemukan adanya hal-hal yang kiranya perlu diperbaiki segera oleh dinas tersebut,” katanya.

TribunBatam.id masih mengonfirmasi Kabid Kependudukan terkait informasi ini.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved