Dunia Mabuk Dibuat Corona, China malah Ekspansi Teritorial, Negara-negara Ini Muak dan Siap 'Perang'
China, saat ini bulanlah negara kecil. Negeri Panda ini menjadi kekuatan baru dunia, baik dari segi militer maupun ekonominya
TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Virus corona atau Covid-19 tak menjadi satu-satunya alasan banyak negara mulai "gerah" dengan sikap China.
Unjuk gigi kekuatan militer di sejumlah perbatasan, membuat sejumlah negara kesal, meski sangat tak mengharapkan adanya peperangan.
• Konflik China dan Amerika Memanas, 2 Kapal Induk AS akan Menuju Laut China Selatan
China, saat ini bulanlah negara kecil. Negeri Panda ini menjadi kekuatan baru dunia, baik dari segi militer maupun ekonominya.
Presiden China, Xi Jinping sendiri memutuskan ini saat yang tepat bagi China menegaskan dominasi sekaligus ekspansi teritorialnya, ketika perekonomian global terhuyung-huyung karena pandemi virus corona.
• China vs AS Memanas, Trump Kirim 2 Kapal Induk di Laut China Selatan saat Tiongkok Latihan Militer
Daripada melegitimasi klaim yang dibuat oleh China, negara di dunia justru melakukan serangan balik terhadap Negeri Panda.
Salah satu contohnya, India yang menaikkan tarif masuk bagi produk China, melarang investasi dari negara itu, memblokir aplikasi-aplikasi dari Bejing dan lain sebagainya.
Para penduduk India juga beramai-ramai memboikot produk "Made in China".
• Pemerintah India Blokir Mobile Legends dan TikTok Gegara Konflik
Gerakan tersebut juga semakin masif kala pemerintah India meminta situs jual beli daring skala internasional, Amazon, menunjukkan negara pembuat produknya.
Langkah-langkah yang diambil pemerintah India dan penduduk India merupakan buntut dari bentrok berdarah antara tentara India dengan tentara China di perbatasan India-China.
• Niat Hancurkan Bunker yang Dibangun China di Perbatasan, India Borong Rudal Pintar Buatan Israel
Sementara itu, Filipina siap angkat senjata atas klaim China di Laut China Selatan.
Ketegangan antara Filipina dengan China memuncak ketika kapal nelayan Filipina ditenggelamkan di perairan Filipina oleh kapal China.
Ketika kapal-kapal perang milik China berlayar semakin dekat ke perairan Filipina, AS menggelar latihan dua kapal induknya di Laut China Selatan, tepatnya di perairan Filipina.
• Tiga Jenazah ABK Kapal MV Thorco Cloud yang Tenggelam Dipulangkan ke Filiphina
Selain itu, kini dunia menyaksikan pemberlakuan Undang-undang (UU) Keamanan Nasional di Hong Kong oleh otoritas China.
Pemberlakuan UU tersebut memicu protes besar pada Rabu (01/07/2020), namun dipatahkan oleh pihak kepolisian.
• China Pamer Kekuatan Militer di Laut China Selatan, Amerika Berikan Kecaman
UU tersebut mengekang kebebasan demokrasi bagi warga Hong Kong dan melarang tindakan subversif, pemisahan diri, terorisme, dan berkolusi dengan tentara asing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bendera-china_20180903_155209.jpg)