Breaking News:

BATAM TERKINI

PT Bandar Abadi Batam Bantah Tak Bayarkan Lembur Karyawan, Begini Faktanya

Maslina, Direktur PT Bandar Abadi, Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam angkat bicara soal kabar ada karyawan yang tidak diberikan upah lembur.

Tribun News
Ilustrasi. Maslina, Direktur PT Bandar Abadi, Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam angkat bicara soal kabar ada karyawan yang tidak diberikan upah lembur. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Permasalahan karyawan operator crane yang tidak mendapatkan jatah lembur, hanya miss komunikasi dan saat ini sudah diselesaikan oleh pihak menagement.

Hal tersebut diungkapkan oleh Maslina, Direktur PT Bandar Abadi, Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam, Senin (6/7/2020).

Maslina mengatakan, sebelumnya untuk jatah lembur bagi karyawan sangat terbatas karena kondisi pekerjaan tidak banyak.

"Jadi karyawan yang mendapatkan jatah lembur di-rolling, berhubung karena kondisi covid-19," kata Maslina.

Dia mengatakan pihaknya, sudah melakukan rapat dengan bagian tempat karyawan yang tidak pernah mendapatkan lembur tersebut.

"Kita sudah rapat dengan manager-nya, jadi permasalahannya sudah selesai, hanya miskomunikasi saja. Karyawan yang bersangkutan akan mendapat lembur untuk hari ke depan," kata Maslina.

Sebelumnya diberitakan, Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) PT Bandar Abadi menyesalkan kebijakan perusahaan yang terkesan melakukan keputusan sepihak dan juga melakukan intimidasi kepada karyawan.

DERETAN Pemicu Realisasi PAD Kota Batam Tak Mencapai Target 

Kaget Nama Anaknya Hilang di Website PPDB SMAN 3 Batam, Yohanes: Anak Mau Sekolah Aja Ribet

Dengan tidak memberikan lembur kepada karyawan.

"Kita sudah melayangkan surat kepada pihak perusahaan untuk memberikan penjelasan kenapa karyaaan yang bersangkutan tidak diberikan lembur,"kata
Ahmad Zaenuri Ketua FSPM PT BA, Minggu (5/7/2020).

Dia menjelaskan selama ini karyawan yang merupakan operator crane di PT BA, tidak memiliki persoalan, namun karyawan yang bersangkutan tidak diberikan lembur.

"Ini kita sangat sesalkan, seharusnya perusahaan tidak bisa pilih kasih kepada karyawan," kata Ahmad.

Dia juga mengatakan ada beberapa kejanggalan yang mereka temukan mengenai kebijakan perusahaan.

"Ini ada dua point yang kita minta agar perusahaan memberikan penjelasan. Yang pertama ada karyawan yang tidak diberikan lembur, yang kedua ada karyawan yang dipindahkan dari bagian safety menjadi klining servis. Ini sangat tidak masuk akal," kata Ahmad.

Dia mengatakan sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak menagement Pt. BA.

"Kita dapat informasi kebijakan tersebut dibuat oleh General Manager PT BA," kata Ahmad. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved