Breaking News:

KECELAKAAN DI BUKIT DAENG

Tewaskan Calon Pengantin di Bukit Daeng Batam, Sopir Bimbar Maut Divonis 5 Tahun 6 Bulan Penjara 

Sopir Bimbar maut yang menewaskan calon pengantin saat kecelakaan di Bukit Daeng Batam beberapa waktu lalu kini telah divonis penjara 5 tahun 6 bulan.

TRIBUNBATAM/IAN
Korban kecelakaan maut di Bukit Daeng Batam, Senin (17/2/2020) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Masih ingat dengan Rahmat, sopir Bimbar yang sempat menghebohkan Batam karena kecelakaan yang menewaskan calon pengantin di Bukit Daeng Batam?

Kini dia divonis bersalah oleh Hakim Pengadilan Negeri Batam selama 5 tahun enam bulan penjara.

Karena terbukti dan meyakinkan melakukan tindakpidana lalu lintas mengemudi mobil Isuzu plat kuning BP 7601 DU dengan tidak hati-hati.

Sehingga menewaskan wanita muda Sri Wahyuni dan beberapa korban luka-luka lainnya.

Vonis ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum atau JPU Yan Elhas Zeboea.

Pembacaan vonis nomor perkara 294/Pid.Sus/2020/PN Btm dibacakan pada Selasa 23 Juni 2020, secara online.

"Menyatakan Terdakwa Rahmat Bin Alim tersebut di atas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia ; Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 (Lima) Tahun dan 6 (Enam) Bulan dan denda sejumlah sepuluh juta rupiah) subsidair selama 6 (enam) bulan kurungan," amar putusan.

KISAH Ninuk, 21 Tahun Mengurusi Mayat, Pernah Kubur Jenazah Covid-19 Tengah Malam saat Hujan Deras

"Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan; Menetapkan Terdakwa tetap ditahan," tambah Amar putusan hakim tersebut.

Hakim menyatakan, terdakwa Rahmat Bin Alim telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia” sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 310 Ayat(4) UU RI No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam dakwaan Primair Penuntut Umum.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved