Breaking News:

PILGUB KEPRI 2020

Dari Kawan Jadi Lawan, Soerya-Ansar Bakal Duel di Pilgub Kepri, NasDem Galang Koalisi dengan Golkar

Jika Soerya berpasangan dengan Iman Setiawan, keduanya sudah mendapatkan 15 kursi. Selain didukung PDIP dan Gerindra, PKB merapat ke pasangan ini.

tribunnews batam/thomm
Dua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Sani-Nurdin (Sanur) (berbaju putih) dan Soerya-Ansar (Sah) mengambil nomor urut Paslon, yang digelar KPU Kepri di Asrama Haji Tanjungpinang, Rabu (26/8/2015). Soerya Respationo dan Ansar Ahmad bakal bertarung dalam Pilkada Kepri pada 9 Desember 2020. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Dari kawan menjadi lawan. Selalu ada kejutan jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Kepri.

Sejumlah partai politik mulai atur strategi untuk memenangkan Pilkada Kepri.

Dari sejumlah nama yang digadangkan maju pada Pilgub Kepri 2020, baru Soerya Respationo dan Iman Sutiawan yang mantap mengumumkan kepada publik.

Selain PDIP dan Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi koalisi mereka dalam Pilkada Serentak di Kepri pada 9 Desember 2020 itu.

Jika Soerya berpasangan dengan Iman Setiawan, keduanya sudah mendapatkan 15 kursi.

Di mana PDI Perjuangan memiliki delapan kursi, Gerindra empat kursi dan PKB tiga kursi di DPRD.

Lantas bagaimana dengan komunikasi politik PDIP dengan Partai Golkar?

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Soerya Respationo, mengaku tak ada arah komunikasi politik bersama DPD l Golkar Kepri.

Menurutnya, Golkar akan mengusulkan pasangan calonnya sendiri.

Pada Pemilihan Gubernur Kepri periode sebelumnya, Soerya Respationo pernah berpasangan dengan melawan duet (alm) Muhammad Sani dan Nurdin Basirun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved