Breaking News:

FAKTA Kompol Sutiono, Polisi yang Tidur di Nisan Tengah Malam Saat Makamkan Pasien Covid-19

Kompol Sutiono sampai harus tidur di nisan kuburan di tengah malam saat harus memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Malang.

Editor: Aminudin
KOLASE SURYAMALANG.COM
Potret Kapolri Idham Azis dan Kompol Sutiono (helm biru) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 

TRIBUNBATAM.id, MALANG - Nama Kompol Sutiono, polisi asal Kota Malang menjadi viral setelah kisah dirinya saat memakamnya Jenazah pasien Covid-19 tersebar di media sosial. 

Kompol Sutiono sampai harus tidur di nisan kuburan di tengah malam saat harus memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Malang. 

Berkat kinerja Kompol Sutiono tesebut, Kapolri Idham Azis sampai memberikan apresiasi. 

Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono. ia tak segan turun langsung menangani pemulasaran jenazah terkait covid-19 di kota Malang
Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono. ia tak segan turun langsung menangani pemulasaran jenazah terkait covid-19 di kota Malang (SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan)

Sutiono sendiri merupakan polisi berpangkat Komisaris yang menjabat sebagai Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan di Polresta Malang Kota.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Kompol Sutiono kini harus rela pergi pagi pulang pagi karena aktivitasnya membantu penanganan jenazah Covid-19.

Berikut tim SURYAMALANG.COM sajikan kisah inspiratif Kompol Sutiono, polisi yang ikut memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Malang:

1. Kompol Sutiono Ikut Makamkan Jenazah Covid-19

Mayoritas warga Kota Malang mungkin tidak tahu jika selama ini ada seorang perwira polisi yang tak segan-segan turun tangan langsung dalam membantu merawat jenazah warga terkait Covid-19.

Ya, tidak hanya tenaga kesehatan saja yang menjadi garda terdepan penanganan, namun juga pihak ke polisian.

Adalah Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono.

Perwira polisi ini rela menjalankan aktivitas pemulasaran jenazah covid-19 di kota Malang hingga memakamkannya di luar jam dinasnya dalam beberapa waktu saat pandemi 

Dengan memakai baju APD lengkap serta terapkan protokol kesehatan, dirinya membantu melakukan pemakaman warga yang meninggal dunia baik berstatus ODP, PDP, dan Positif Covid 19.

"Bagi saya, orang meninggal dunia perlu penghargaan yang tinggi. Jasa semasa hidupnya harus diingat dan diberi penghormatan. Sehingga harus dikebumikan dengan cara yang layak," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Kamis (18/6/2020).

2. Sudah Makamkan Lebih dari 17 Kali Pasien Covid-19

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved