Breaking News:

PPDB KEPRI

Datang ke SMAN 5 Batam, Isdianto Janji Pikirkan Nasib Anak yang Tak Tertampung Sekolah

Plt Gubernur Kepri Isdianto, mengatakan akan memikirkan nasib anak yang belum tertampung. Prinsipnya anak harus tetap sekolah

TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Plt. Gubermur Kepri Isdianto bersama tokoh masyarakat di SMAN 5 Batam di Sagulung. Isdianto mendengarkan keluhan para orang tua yang anaknya tak tertampung di sekolah itu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selain datang ke SMAN 1 Batam dan SMAN 3 Batam, Pelaksana Tugas Gubernur Kepri, Isdianto juga berkunjung ke SMAN 5 Batam, Senin (13/7/2020).

Serupa dengan dua sekolah sebelumnya, Isdianto juga mendapat banyak keluhan dari para orang tua siswa terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 5 Batam.

Umumnya orang tua ini mengeluh anaknya tergeser dari sistem karena ada anak didik lain yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah.

Parningotan, warga Mandalay mengatakan, anaknya sudah mendaftar ke SMAN 5 Batam di Sagulung.

Jarak rumahnya dari sekolah hanya 668 meter. Namun tidak bisa masuk ke SMAN 5.

Jadi Daya Tarik di Masa New Normal, Kadisbudpar Batam Sebut Flash Mob di Mal Akan Digelar Rutin

Lebih Mudah, Lion Air Group Kerja Sama dengan 2 Klinik di Batam untuk Pemeriksaan Rapid Test

"Kita tidak tahu lagi mau berbuat apa, kita yang dekat saja tidak bisa masuk, apalagi yang jauh," kata Parningotan.

Dia memohon agar orang nomor satu di Kepri tersebut memikirkan nasib anak didik yang belum tertampung.

"Saat ini ekonomi sangat sulit, kalau sempat kami harus memberikan ongkos untuk berangkat sekolah, keluarga di rumah bisa tidak makan," kata Parningotan.

Lidia, warga Saguba mengatakan anaknya juga tidak tertampung karena tergeser jarak lokasi.

"Jarak rumah ke SMAN 5 kurang lebih 1.500 meter, kalau ke SMAN 17 kurang lebih 1.800 meter," kata Lidia.

Halaman
1234
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved