Breaking News:

EKSPOS NARKOBA DI LANTAMAL IV

Dijanjikan Upah RM 6000 Per Kilo, Warga Batam Ini Mengaku Sudah 15 Kali Jadi Kurir Narkoba

Pangkoarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono bilang, pelaku diberikan imbalan RP 6000 per kilo jika berhasil membawa narkoba ke tujuan yang diminta

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, dan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan memperlihatkan barang bukti sabu dan pil ekstasi saat ekspose pengungkapan kasus, Kamis (16/7/2020) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pengakuan pelaku berinisial I, ia sudah menjadi kurir narkoba sebanyak 15 kali. Hal ini disampaikannya saat pemeriksaan awal.

"Kalau pengakuannya sementara ini sudah 15 kali jadi kurir," ujar Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono saat ekspose, Kamis (16/7/2020).

Selain itu, bila berhasil membawa narkoba tersebut ke tujuan yang diminta, I yang bertempat tinggal di Batam ini akan diberikan imbalan sebesar RM 6000 per kilogramnya.

"Jadi silakan dikalikan saja satu ringgit berapa kalau dirupiahkan. Jumlahkan dengan total barang bukti ini beratnya tadi," ujarnya.

Jika RM 1 dirupiahkan senilai Rp 3 ribu, kemudian dikalikan RM 6000, total yang didapat per kilogramnya Rp 18 juta, dan dikalikan lagi dengan total sabu sebanyak 38 kilogram. Artinya pelaku mendapat upah dengan total Rp 684 juta.

Saat ditanyakan, ke siapa barang akan diantar, dan siapa yang mengantarkan barang tersebut, Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono menjawab hal itu akan menjadi pengembangan pihak kepolisian.

"Jadi setelah ekspose ini, kami akan serahkan ke Polda Kepri untuk pengembangan lebih lanjut," ujarnya.

Selama ekspose dilakukan, pelaku I hanya tertunduk saja dengan menggunakan penutup kepala berwarna hitam.

Sesekali terlihat, matanya melirik ke arah depan melihat ekspose dirinya.

Pelaku Warga Batam

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono dalam ekspose menjelaskan, pelaku inisial I adalah Target Operasi (TO) Tim F1QR gabungan Koarmada I.

Tim gabungan saat itu mendapatkan informasi adanya penjemputan narkoba di perbatasan perairan Kepulauan Riau (Kepri) dari Malaysia.

"Pada pukul 18.00 Wib, Rabu (15/7/2020) malam kemarin langsung melakukan penelusuran atas informasi tersebut," ujar Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, Kamis (16/7/2020).

Selanjutnya, tim pun mendapati kapal mencurigakan, dan langsung melakukan pengejaran sekitar pukul 23.30 Wib malam. Namun saat kapal tim merapat, mendapati pelaku membuang barang terlarang ke laut sebanyak 3 karung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved