IDUL ADHA 2020
Pastikan Aman Dikonsumsi, DKPP Batam Cek Stok dan Kondisi Kesehatan Hewan Kurban
Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam rencananya akan turun memeriksa kesehatan hewan ternak dalam tiga hari
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam mengecek stok dan kondisi hewan ternak yang akan dijual kepada masyarakat untuk keperluan kurban Iduladha 1441 Hijriah.
Pengecekan tersebut, menurut Kepala DKPP Kota Batam, Mardanis, bertujuan memastikan kondisi kesehatan hewan ternak aman dikonsumsi masyarakat Batam nantinya.
"Kita rencanakan pemeriksaan dalam tiga hari. Hari pertama ini khusus untuk pedagang yang ada di kawasan Sei Temiang. Besok dan lusa untuk pedagang wilayah lain se-Kota Batam," jelas Mardanis, pada Kamis (16/7/2020).
Hari ini, Tim DKPP yang turun melakukan pengecekan berjumlah 8 personel. Terbagi dalam dua tim yang dipimpin Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP, Sri Yusnelli.
Berdasarkan data awal dari Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam, jumlah pedagang hewan kurban di Sei Temiang ada 35 pedagang.
• Komitmen Tingkatkan Investasi, Pemko Batam Teken PKS Terkait Integrasi IBOOS dan OSS
• Batam Menuju Zona Hijau Covid-19, Tinggal Lima Kecamatan Zona Kuning
"Untuk jumlah hewan yang sudah masuk, di hari ketiga nanti baru kita tahu pasti. Karena pengecekan ini juga sekaligus pendataan," ujar Sri Yusnelli.
Sementara itu, pada Iduladha tahun lalu, kebutuhan sapi kurban di Batam mencapai 3.500 ekor, dan kambing 14.500 ekor. Diperkirakan, di tahun ini, kebutuhan hewan kurban tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu.
"Hewan kurban kita ini datang dari beberapa daerah, seperti Lampung, Jawa, dan sebagian dari Sumatera Barat. Tapi paling banyak dari Lampung," ujar wanita yang akrab disapa Nelli.
Hasil pantauan awal, kondisi hewan kurban pada tahun ini tergolong dalam kondisi yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini, menurut Nelli, disebabkan karena sudah dibukanya jalur RORO dan Kuala Tungkal ke Batam.
Sebab, selama ini, hewan ternak dibawa menggunakan kapal dengan diangkut berpindah-pindah, sehingga hewan berpotensi mengalami stres dan kondisi kesehatan yang buruk.
"Tahun ini bagus-bagus sapinya, sehat-sehat. Karena langsung dibawa pakai truk, truknya naik RORO sampai ke sini, jadi sapi tidak diturunkan dan dipindah-pindah," tambah Nelli.
Pengecekan kondisi fisik hewan ternak dilakukan oleh dokter hewan yang ada di DKPP, Samuel Tampubolon. Samuel menjelaskan, pemeriksaan meliputi pengecekan mukosa mata bening, mukosa hidung lembab atau basah, mukosa mulit dan lidah, testis simetris, posisi badan tegap, anus bersih, turgor kulit elastis, kuku normal, serta pengecekan suhu tubuh hewan.
"Pada keseluruhan sapi dan kambing dalam kondisi sehat semua dan layak potong. Hanya ditemukan beberapa yang sakit mata. Nanti diharapkan sampai tanggal 31 Juli (Hari Raya Iduladha) sudah sehat semua," kata Samuel menambahkan.
Layanan Antar Gratis Hewan Kurban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1607pemeriksaan-hewan-kurban-oleh-dkpp-batam.jpg)