Selasa Sehat bareng dr Ricky Dwi Putra

Selasa Sehat bareng dr Ricky, Kupas Tuntas Soal DBD, Bagaimana Gejala dan Cara Mengatasinya?

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini dibawa oleh nyamuk aedes aegypti.

Tribun Batam
Selasa Sehat #3 mengupas tuntas tentang penyakit DBD 

Kondisi ini berlangsung selama 2 hingga 5 hari.

Umumnya, indikasi demam ini disertai dengan gejala lain seperti pegal-pegal di daerah sendi seperti lutut dan lengan.

Selain itu, demam pada penyakit DBD cenderung 'bandel'.

Saat diberi obat penurun panas, demam tersebut tidak langsung turun, bahkan pada beberapa kasus justru naik.

Setelah lewat 5 hari, indikasi demam tampak menurun seolah-olah menunjukkan fase penyembuhan.

Padahal, fase tersebut adalah puncak terparah dari penyakit ini, sebab kadar trombosit turun ke titik paling rendah.

dr. Ricky menambahkan jika sebanyak 95 persen pasien DBD adalah anak-anak di bawah 15 tahun.

Mekanisme virus penyebab komplikasi

Virus dengue yang masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan reaksi imunitas berupa terjadinya agregasi atau penurunan pada trombosit.

"Pada DBD, penurunan trombosit ini menjadi penyebab utama yang menimbulkan manifestasi berupa pendarahan" kata dr. Ricky.

Trombosit berperan penting dalam proses aliran darah.

Sel darah merah ini berfungsi menutupi luka akibat gesekan pada dinding pembuluh darah yang terjadi saat proses pengaliran darah.

Bila trombosit menurun, otomatis luka akibat gesekan tersebut tidak bisa ditutupi.

Akibatnya, cairan darah akan merembes dari pembuluh darah sehingga terjadi pendarahan berupa mimisan dan bintik-bintik merah. 

Kondisi ini bisa berujung komplikasi serius berupa pendarahan hebat dan kebocoran cairan pada sistem pencernaan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved