Selasa, 12 Mei 2026

Gadis Muda 2 Tahun Merasa Diteror, Pelaku Kirim Ponsel, Mesin Cuci hingga 1 Truk Kelapa

Wanita muda berusia 20 tahun menjadi korban teror orang tak dikenal. Selama 2 tahun korban diteror dengan cara dikirim barang-barang

Tayang:
KOMPAS.COM
Titik Puji Rahayu, korban teror order fiktif di Kendal 

TRIBUNBATAM.id, KENDAL - Wanita muda berusia 20 tahun menjadi korban teror orang tak dikenal.

Selama 2 tahun korban diteror dengan cara dikirim barang-barang yang sebenarnya tak pernah ia pesan.

Meski awalnya mendiamkan, wanita ini akhirnya mulai takut dan melaporkan kasus ini ke polisi.

Fakta-fakta Janda Muda Diperkosa Bergilir 8 Pria, Korban Bunuh Diri setelah Diteror Terus Menerus

Janda Muda Diperkosa 8 Pemuda di Hutan, Korban Bunuh Diri usai Diteror Agar Jangan Lapor Polisi

Teror Cairan Sperma, Pelaku Lemparkan Sperma ke Pakaian Dalam Wanita yang Sedang Dijemur

Peristiwa ini menimpa Titik Puji Rahayu (20), warga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Saat melapor ke polisi ia mengaku merasa diteror selama 2 tahun.

Selama 2 tahun ia kerap dikirimi barang-barang yang tak pernah dipesan.

Adapun barang-barang yang dikirimkan kepadanya mulai dari ponsel hingga satu truk buah kelapa.

Titik bercerita ia menerima kiriman barang yang tak pernah dipesannya sejak akhir 2018.

(Ilustrasi) Ibu asal Bogor, pelaku penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya, Risma menangis minta maaf. Pelaku mengatakan anaknya diteror dan diancam
(Ilustrasi) Ibu asal Bogor, pelaku penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya, Risma menangis minta maaf. Pelaku mengatakan anaknya diteror dan diancam (kolase TribunJatim/tribunnews)

Masalah muncul tatkala barang-barang yang dikirim tersebut belum dibayar saat diantar ke Titik.

“Saya seperti diteror,” kata Titik saat ditemui di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakerham Kaliwungu Selatan Kendal, Selasa (21/7/2020).

Menurut dia barang yang dikirim sangat beragam, mulai ponsel, buah-buahan hingga mesin cuci.

Terakhir orang yang diduga meneror Titik mengirim satu truk kelapa.

Sementara itu Giyatno yang mengantarkan pesanan kelapa tersebut mengaku pertama kali dihubungi pemesan melalui akun Facebook bernama Amanda.

Ia kemudian bertukar nomor telepon dengan pemilik akun Amanda.

Teror Begal Payudara Kembali Terjadi, Pelaku Gunakan Sepeda Motor Saat beraksi

Lagi Asyik Mencuci Yanto Dimakan Buaya, Teror Buaya Kini Hantui Warga Banyuasin

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cirebon, Pelaku Berperan Sebagai Pengkader di Jamaah Islamiah

Si pemesan kemudian meminta Giyanto mengirim satu truk kelapa ke sebuah alamat yang ternyata rumah Titik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved