Gadis Muda 2 Tahun Merasa Diteror, Pelaku Kirim Ponsel, Mesin Cuci hingga 1 Truk Kelapa
Wanita muda berusia 20 tahun menjadi korban teror orang tak dikenal. Selama 2 tahun korban diteror dengan cara dikirim barang-barang
TRIBUNBATAM.id, KENDAL - Wanita muda berusia 20 tahun menjadi korban teror orang tak dikenal.
Selama 2 tahun korban diteror dengan cara dikirim barang-barang yang sebenarnya tak pernah ia pesan.
Meski awalnya mendiamkan, wanita ini akhirnya mulai takut dan melaporkan kasus ini ke polisi.
• Fakta-fakta Janda Muda Diperkosa Bergilir 8 Pria, Korban Bunuh Diri setelah Diteror Terus Menerus
• Janda Muda Diperkosa 8 Pemuda di Hutan, Korban Bunuh Diri usai Diteror Agar Jangan Lapor Polisi
• Teror Cairan Sperma, Pelaku Lemparkan Sperma ke Pakaian Dalam Wanita yang Sedang Dijemur
Peristiwa ini menimpa Titik Puji Rahayu (20), warga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Saat melapor ke polisi ia mengaku merasa diteror selama 2 tahun.
Selama 2 tahun ia kerap dikirimi barang-barang yang tak pernah dipesan.
Adapun barang-barang yang dikirimkan kepadanya mulai dari ponsel hingga satu truk buah kelapa.
Titik bercerita ia menerima kiriman barang yang tak pernah dipesannya sejak akhir 2018.
Masalah muncul tatkala barang-barang yang dikirim tersebut belum dibayar saat diantar ke Titik.
“Saya seperti diteror,” kata Titik saat ditemui di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakerham Kaliwungu Selatan Kendal, Selasa (21/7/2020).
Menurut dia barang yang dikirim sangat beragam, mulai ponsel, buah-buahan hingga mesin cuci.
Terakhir orang yang diduga meneror Titik mengirim satu truk kelapa.
Sementara itu Giyatno yang mengantarkan pesanan kelapa tersebut mengaku pertama kali dihubungi pemesan melalui akun Facebook bernama Amanda.
Ia kemudian bertukar nomor telepon dengan pemilik akun Amanda.
• Teror Begal Payudara Kembali Terjadi, Pelaku Gunakan Sepeda Motor Saat beraksi
• Lagi Asyik Mencuci Yanto Dimakan Buaya, Teror Buaya Kini Hantui Warga Banyuasin
• Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cirebon, Pelaku Berperan Sebagai Pengkader di Jamaah Islamiah
Si pemesan kemudian meminta Giyanto mengirim satu truk kelapa ke sebuah alamat yang ternyata rumah Titik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/korban-teror-di-kendal.jpg)