Rabu, 15 April 2026

Menolak Cuci Pakaian, Ayah Hajar Anak Gadisnya hingga Luka-luka

Ayah menyuruh anak gadisnya menyuci pakaian, padahal sebelum disuruh bocah malang itu sudah menyuci pakaian.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Proses penjemputan Abdul Mihrab (40) akibat perbuatannya yang memukuli anak kandungnya sendiri, Kamis (23/7/2020) 

Selain menganiaya hingga tewas, Cece membuang anak tirinya itu ke saluran air di kawasan Industri ini dianggap sebagai tindakan tidak manusiawi.

Komisioner KPAI, Jasra Putra mengatakan, kasus tersebut menambah daftar gelap kondisi anak anak jelang Hari Anak Nasional yang akan digelar pada 23 Juli 2020 mendatang.

"Kami prihatin atas kondisi ini. KPAI meyakini kondisi pengawasan anak-anak kurang, apalagi ini bayi yang masih sangat butuh perhatian khusus," kata Jasra dalam keterangan persnya, Sabtu (18/7/2020).

Atas peristiwa tersebut, Jasra berharap, warga Rawa Terate perlu ekstra memerhatikan kondisi anak-anaknya.

Dia juga mengapresiasi kepolisian setempat yang segera mendeteksi pelaku dan menangkapnya.

Jasra juga mengharapkan posyandu harus segera dibuka karena menjadi pintu terdepan mengetahui kondisi bayi, batita dan balita yang harus terus dipantau kondisi kesehatan, gizi, dan pengasuhan.

"Kita berharap ibu-ibu kader posyandu membuka kembali layanannya karena tempat terdepan deteksi anak anak kita menjadi lumpuh."

Menurut dia, posyandu menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang langsung berhadapan dengan keluarga dan permasalahannya.

Korban pembunuhan

Seperti diberitakan sebelumnya, jasad balita ditemukan di aliran kali Kawasan Industri Pulogadung, Kecamatan Cakung, Selasa (7/7/2020).

Jasab bayi merupakan korban pembunuhan.

Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait mengatakan, kepastian bayi itu dibunuh berdasarkan hasil otopsi dari tim dokter forensi RS Polri Kramat Jati.

Hasil otopsi menunjukkan bahwa balita bernama Muhammad Abdullah (2) alami penganiayaan hingga tewas.

"Kondisi mulut mengeluarkan busa, kedua kelopak mata lebam dan leher kiri kanan, bibir atas bawah sobek," kata Tom saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (17/7/2020).

Kemudian menulusuri identitas korban beserta keluarganya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved