Selasa, 14 April 2026

Menolak Cuci Pakaian, Ayah Hajar Anak Gadisnya hingga Luka-luka

Ayah menyuruh anak gadisnya menyuci pakaian, padahal sebelum disuruh bocah malang itu sudah menyuci pakaian.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Proses penjemputan Abdul Mihrab (40) akibat perbuatannya yang memukuli anak kandungnya sendiri, Kamis (23/7/2020) 

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku pembunuhan yakni ayah tiri korban, Cece Suhandi (32).

"Pelaku menganiaya korban sampai meninggal lalu membuang jasadnya. Pelaku ini suami kedua dari ibu korban, masih warga Kecamatan Cakung," ujarnya.

Tom menuturkan, jasad Abdullah dibuang Senin (6/7/2020) sekira pukul 01.00 WIB. Kemudian, jasad ditemukan warga di Kali Cipto.

Setelah menganiaya korban hingga tewas, Cece yang warga Rawa Terate kabur ke Bogor.

Cece pun ditangkap di Bogor.

"Kita amankan pada Rabu (15/7/2020) sekira pukul 19.30 WIB di Depan Stasiun Bogor. Sekarang statusnya sudah tersangka," tuturnya.

Cece terbukti melakukan tindak pidana sesuai Pasal 80 ayat 3 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 338 KUHP.

Cece terancam hukuman 15 tahun penjara, namun bila mengacu pasal 80 ayat 4 maka hukumannya ditambah sepertiga karena merupakan orang tua korban.

Takut Lapor Polisi

Pelaku penyiksa dan pembunuh balita Muhammad Abdullah (2), yakni Cece Suhandi rupanya tak hanya tega membunuh lalu membuang jasad anak tirinya.

Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait mengatakan guna muluskan pelariannya ke Bogor Cece mengancam istrinya sendiri, SAP (19).

"Pelaku mengancam membunuh kalau sampai ibunya (SAP) menceritakan perbuatannya. Sekarang kondisinya sedikit stres," kata Tom saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (17/7/2020).

Ancaman Cece yang sudah lama menganiaya Abdullah membuat perempuan warga Kelurahan Rawa Terate itu takut.

Saat Cece membunuh anaknya pada Senin (6/7/2020) hingga jasad Abdullah ditemukan warga pada (7/7/2020), SAP tak berani melapor.

"Jadi kita mengetahui identitas korban dan ibunya ini dari hasil penyelidikan. Setelah ibunya kita datangi baru mengaku itu anaknya," ujarnya.

Tom menuturkan SAP sebenarnya mengetahui tindak penganiayaan yang kerap dilakukan Cece kepada putranya karena terjadi di rumah.

Namun SAP tak berani melaporkan perbuatan biadab Cece ke polisi karena pertimbangan pribadi hingga akhirnya petaka terjadi.

"Hasil penyidikan sejauh ini kita tidak menemukan bukti dan fakta ibunya terlibat penganiayaan yang dilakukan pelaku. Tapi kita masih gali lagi," tuturnya.

Sebagai informasi, Cece membunuh lalu membuang jasad Abdullah pada Senin (6/7/2020) sekira pukul 01.00 WIB lalu melarikan diri ke Bogor.

Jasad Abdullah yang ditemukan warga pada Selasa (7/7/2020) sekira pukul 13.30 WIB diketahui korban pembunuhan setelah hasil autopsi keluar.

Setelah melakukan penyelidikan personel Unit Reskrim Polsek Cakung meringkus Cece pada Rabu (15/7/2020) depan Stasiun Bogor sekira pukul 19.30 WIB. (ABS/JOS/Wartakotalive.com)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kisah Seorang Ayah Aniaya Putrinya Lantaran Ogah Cuci Pakaian, Videonya Viral di Medsos

Sumber: Warta Kota
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved