HEADLINE TRIBUN BATAM
Jaringan Buruk, Kuota Mahal
Orangtua, guru dan sekolah sama-sama mengeluhkan sistem daring, mulai dari teknis, psikologis hingga tidak jelasnya sistem yang diterapkan.
HP Terbatas
Keterbatasan perangkat juga menjadi masalah karena tidak semua orangtua punya uang untuk membeli HP atau laptop untuk memenuhi seluruh kebutuhan anaknya belajar.
Punya anak satu saja sulit jika orangtuanya harus bekerja. Bagaimana jika mereka punya anak dua atau tiga?
"Saat ini, hampir seluruh sekolah dan guru kelas menggunakan jam yang sama untuk belajar. Kalau jam belajarnya berbeda, okelah. Kalau sama, bagaimana coba?" ucapnya.
Riska, guru SDN 003 Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang terletak di Jalan Kampung Baru, mengaku banyak sekali keluhan dengan sistem daring ini, Mulai dari kemampuan anak yang berbeda dalam mencerna pelajaran hingga masalah internet.
“Hampir setiap hari kami mendapat keluhan orangtua. Karena itu, kami akan rapat untuk mencari jalan keluarnya,” kata Riska.
Salah satu keluhan keluar dari Erwin, orangtua yang mengaku pusing dengan sistem belajar daring ini. Ia punya dua anak yang sekolah di SD kelas 1 dan 2.
Mereka belajar di jam pelajaran yang sama, sementara HP cuma satu. Ia sudah mengeluhkan hal ini ke sekolah sehingga akhirnya diambil kebijakan untuk menggilir kelas dalam beberapa shift.
Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas SMAN 1 Kundur Syafrizalman juga mengeluhkan hal yang sama. Ada keluarga siswa yang tidak memiliki smartphone.
Kalaupun ada, jumlahnya terbatas.
"Ada yang hanya punya HP jadul (jaman dulu). Ada juga keluarga yang anaknya SMA kelas tiga dan kelas dua. Lalu satu anaknya lagi SMP. Sementara HP andorid di rumah hanya satu," kata Syafrizalman.
Masih soal perangkat, aplikasi yang digunakan untuk belajar juga belum jelas. Ada yang menggunakan WhatsApp, Facebook atau YouTube.
Ada juga yang menggunakan aplikasi Google Class Room, Google MS Meeting dan ada juga yang menggunakan Zoom Meeting.
Di SMPN 3 Sekupang, Batam, misalnya menggunakan Google Classroom.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 3 Yeri Isdhitira mengatakakan, aplikasi ini dipilih sekolah karena bisa menjangkau banyak siswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-27-juli-2020.jpg)