TRIBUN WIKI
Sejarah Bandara Hang Nadim Batam, Punya Landasan Pacu Terpanjang Se-Indonesia
Bandara Hang Nadim dibangun diatas lahan seluas 1.760 hektare dengan ketinggian daratan yakni 38 meter di atas permukaan laut.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Di tengah pandemi, Bandara Hang Nadim telah melayani sejumlah rute penerbangan selama masa new normal.
Bahkan, menjelang momen Idul Adha lalu, jumlah penumpang yang memadati bandara ini terbilang meningkat drastis.
Tentu saja protokol kesehatan tetap jadi poin utama yang diterapkan.
Pasca Idul Adha, aktivitas penumpang di bandara ini relatif normal, bahkan terbilang lengang.
Bandar Udara Internasional Hang Nadim adalah satu-satunya bandara di kota Batam.
Bandara ini menjadi salah satu pilihan bagi perantau yang ingin datang ke Batam maupun pulang ke kampung halaman.
Selain itu, bandara ini juga digunakan oleh wisatawan domestik maupun asing yang tidak bisa menggunakan penyeberangan feri untuk menuju ke Batam.
Sebagai penyedia transportasi udara, Bandara Hang Nadim dilengkapi dengan landasan pacu sepanjang 4.025 meter.
Landasan pacu tersebut merupakan yang terpanjang di Indonesia dan kedua di Asia Tenggara setelah Bandara KLIA, Malaysia.
Bandara ini mampu menampung pesawat jenis Airbus dan 18 pesawat jenis Boeing 767 berbadan lebar.
Sejarah Bandara Hang Nadim
Bandar Udara Internasional Hang Nadim merupakan satu-satunya bandara di kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Bandara ini dibangun diatas lahan seluas 1.760 hektare dengan ketinggian daratan yakni 38 meter di atas permukaan laut.
Adapun penamaannya sendiri mengadopsi nama seorang pahlawan asal Kesultanan Malaka, yakni Laksamana Hang Nadim yang berjuang melawan Portugis.