VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
HELIKOPTER Transit di Bandara RHF Tanjungpinang, 6 WNA Asal Ukraina Ternyata Positif Covid-19
Enam dari 10 WNA asal Ukraina yang sedang transit di Tanjungpinang terkonfirmasi positif covid-19 dan langsung menjalani karantina.
Penulis: Endra Kaputra |
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Satu unit Helikopter carteran yang ditumpangi 10 Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina melakukan transit di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Senin (3/8/2020).
Heli itu sebelumnya terbang dari Malaysia dengan tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Saat akan melanjutkan perjalanan, pesawat helikopter tersebut transit untuk melakukan pengisian bahan bakar di Bandara Tanjungpinang.
Saat tiba, petugas KKP di Bandara langsung melakukan rapid test, dengan hasil 6 WNA reaktif.
Selanjutnya, dilakukan tes swab dengan hasil terkonfirmasi Covid-19.
Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjejep Yudiana.
"Dari 10 WNA tersebut, 6 WNA dinyatakan hasil swab positif. Para WNA itu sendiri juga sudah memiliki surat swab yang menyatakan hasil negatif Covid-19 sebelum tiba di Bandara Tanjungpinang, namun petugas KKP di Bandara tetap melakukan rapid test sesuai protokol kesehatan dengan hasil 6 positif," ujar Tjejep, Kamis (6/8/2020).
• DAFTAR Riwayat Kontak 4 Pasien Covid-19 di Batam, Awalnya Demam & Batuk, 2 Pasien Meninggal Dunia
Baik yang dinyatakan positif dan tidak, saat ini 10 WNA tersebut sudah ditempatkan di Gedung Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM) di Bintan untuk menjalani karantina.
Dikonfirmasi Executive General Manager (EGM) Angkasa Pura II Bandara RHF, Bravian Bambang menegaskan, bahwa seluruh WNA tersebut tidak satupun melakukan kontak dengan petugas yang ada di Bandara.
"Bahwa setibanya mereka (Para WNA) mendarat di Bandara RHF, langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas KKP. Jadi posisi mereka belum berkontak dengan banyak orang di Terminal, termasuk petugas kita," tegas Bravian.
Ia pun menyampaikan, bagi para penumpang yang melalui penerbangan di Bandara RHF tidak perlu cemas.
"PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai pengelola Bandara RHF telah menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Mulai dari pemeriksaan suhu, penyediaan air mengalir dan sabun, serta penyediaan handsanitizer, dan melakukan disinfeksi secara berkala setiap hari pada area publik. Hal bertujuan untuk meyakinkan para calon penumpang bahwa terbang dengan angkutan udara adalah aman. Hal ini kita gaungkan dalam safe travel campaing yang kita adakan saat ini," ucap Bravian lagi.
Ditanyakan, bagaimana perkembangan penumpang di Bandara RHF?
"Penerbangan di Bandara RHF sudah mulai menggeliat dengan adanya penerbangan Garuda setiap hari tujuan Jakarta yang sebelumnya dilayani hanya seminggu 4 kali," jawabnya.