Dipenjara Selama 27 tahun, Akhirnya Pria Ini Dibebaskan Karena Tidak Bersalah
Namun setelah 27 tahun berlalu, iapun dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah dan terlepas dari tuduhan tersebut.
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id |China - Seorang pria ditangkap dan dipenjara selama 27 tahun atas tuduhan pembunuhan.
Namun setelah 27 tahun berlalu, iapun dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah dan terlepas dari tuduhan tersebut.
Pengadilan di China membebaskan seorang pria dari tuduhan pembunuhan setelah dia dipenjara selama 27 tahun terakhir.
• Sebabkan Bayi Lahir Prematur, Kenali Penyebab dan Tanda Ketuban Pecah Dini, Apa Bahayanya?
• Daftar Riwayat Kontak 12 Pasien Covid-19 di Tanjungpinang, 2 Tenaga Medis Tertular dari Pasiennya
• PKS Dukung Petahana, Pilkada Batam Berpeluang Dua Calon, Rudi vs Lukita Dinarsyah Tuwo
Kasus itu menuai perhatian tinggi bagi publik di Negeri "Panda", dengan sorotan terutama diarahkan kepada penyiksaan oleh polisi.
Zhang Yuhuan awalnya dipenjara setelah dituduh membunuh dua bocah pada 1993.
Setelah menghabiskan 27 tahun dalam jeruji besi, pengadilan di timur China memutuskan untuk membatalkan dakwaan pembunuhan pria 52 tahun itu.
Seperti diberitakan kantor berita AFP Kamis (6/8/2020), pengadilan menyatakan bukti yang dipaparkan tak cukup untuk mendukung vonisnya.
"Setelah kami meninjau ulang kasusnya, kami melihat tidak ada bukti langsung yang mendukung dakwaan Zhang," jelas Pengadilan Tinggi Rakyat Jiangxi.
• Spesifikasi Lengkap Nokia C3 yang Dibanderol Rp 1,4 juta
• Remaja Bunuh Pacarnya Usai Bercinta, Jenazah Korban Dimasukan Dalam Karung
Karena itu dalam rilis resminya, pengadilan kemudian memutuskan bahwa Zhang dibebaskan dari penjara setelah hampir tiga dekade.
Berdasarkan laporan media pemerintah Xinhua, Zhang menjadi narapidana terlama dalam kasus yang kemudian dianggap tidak sah.
Awalnya dia menerima hukuman mati pada 1995.
Namun, hukuman tersebut berubah menjadi seumur hidup setelah Zhang dua tahun dipenjara
Menyusul sernagkaian peninjauan kembali yang mengalami kegagalan, Pengadilan Jiangxi pada Maret tahun lalu akhirnya bersedia menguji lagi kasusnya.
Dari peninjauan itu, didapati karung dan tali rami yang ditemukan di lokasi kejadian tak bisa serta merta langsung dikaitkan dengan Zhang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-sel-tahanan.jpg)