Kepala Intelijen AS: China Ingin Donald Trump Kalah dalam Pilpres 2020
Pejabat tinggi kontraintelijen Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa Rusia, China dan Iran akan mencoba untuk ikut campur dalam Pilpres 2020 AS.
Evanina mengatakan Iran kemungkinan akan menggunakan taktik online seperti menyebarkan disinformasi untuk mendiskreditkan lembaga-lembaga AS dan Presiden Trump, serta untuk membangkitkan ketidakpuasan para pemilih AS.
Para pemimpin Komite Intelijen Senat, dari Partai Republik Marco Rubio dan Demokrat Mark Warner, berterima kasih kepada Evanina atas peringatannya dalam sebuah pernyataan dan menambahkan bahwa semua orang Amerika harus berusaha untuk mencegah aktor luar agar tidak dapat mencampuri pemilu AS, mempengaruhi politik AS, dan merongrong kepercayaan pada lembaga demokrasi AS.
Tim Murtaugh, juru bicara kampanye Trump bersikeras bahwa Trump lebih keras terhadap Rusia daripada pemerintahan mana pun dalam sejarah.
"Kami tidak membutuhkan atau menginginkan campur tangan asing, dan Presiden Trump akan mengalahkan Joe Biden dengan adil dan jujur," imbuh Murtaugh. (*)
• Dataran Engku Hamidah Batam, Taman Pertama yang Dilengkapi Videotron
• UPDATE: Now There are 123,503 Covid-19 Cases in Indonesia, Increase by 2,277
• Preparation for the Opening of Bali Tourism in Phase 3, This is What the Government Will Do
• Unik, Pria Ini Selalu Pakai Baju yang Sama di Tiap Foto Sekolahnya, Terungkap Alasannya
• Ini dia 5 Jenis Makanan yang Bisa Picu Bau Badan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/24092019-donald-trump.jpg)