Senin, 11 Mei 2026

Kepala Intelijen AS: China Ingin Donald Trump Kalah dalam Pilpres 2020

Pejabat tinggi kontraintelijen Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa Rusia, China dan Iran akan mencoba untuk ikut campur dalam Pilpres 2020 AS.

Tayang:
Reuters
Presiden AS Donald Trump serang China saat berpidato di Sidang Umum tahunan PBB New York, Selasa (24/9/2019). 

Evanina mengatakan Iran kemungkinan akan menggunakan taktik online seperti menyebarkan disinformasi untuk mendiskreditkan lembaga-lembaga AS dan Presiden Trump, serta untuk membangkitkan ketidakpuasan para pemilih AS.

Para pemimpin Komite Intelijen Senat, dari Partai Republik Marco Rubio dan Demokrat Mark Warner, berterima kasih kepada Evanina atas peringatannya dalam sebuah pernyataan dan menambahkan bahwa semua orang Amerika harus berusaha untuk mencegah aktor luar agar tidak dapat mencampuri pemilu AS, mempengaruhi politik AS, dan merongrong kepercayaan pada lembaga demokrasi AS.

Tim Murtaugh, juru bicara kampanye Trump bersikeras bahwa Trump lebih keras terhadap Rusia daripada pemerintahan mana pun dalam sejarah.

"Kami tidak membutuhkan atau menginginkan campur tangan asing, dan Presiden Trump akan mengalahkan Joe Biden dengan adil dan jujur," imbuh Murtaugh. (*)

Dataran Engku Hamidah Batam, Taman Pertama yang Dilengkapi Videotron

UPDATE: Now There are 123,503 Covid-19 Cases in Indonesia, Increase by 2,277

Preparation for the Opening of Bali Tourism in Phase 3, This is What the Government Will Do

Unik, Pria Ini Selalu Pakai Baju yang Sama di Tiap Foto Sekolahnya, Terungkap Alasannya

Ini dia 5 Jenis Makanan yang Bisa Picu Bau Badan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved