HUT KEMERDEKAAN
Pandemi Covid-19, Upacara HUT ke-75 RI di Batam Dimulai Pukul 7 Pagi, Paskibraka 2 Kali Swab Test
Melalui peringatan kemerdekaan RI tahun ini, ia berharap banyak perubahan yang terjadi ke arah yang lebih baik.
Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI) digelar di alun-alun Engku Putri, Batam Center, Senin (17/8/2020).
Agenda upacara dimulai pukul 07:00 WIB dihadiri Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, selaku komandan upacara.
Mengenakan jas dan celana putih, lengkap dengan topi hitam berhias burung garuda, Rudi tampak berdiri tegap dengan terkepal selama jalannya upacara.
Di hadapannya, tergeletak sebuah kotak kayu berisi sang saka merah putih yang siap dikibarkan.
Sementara itu, di belakang komandan upacara, para tamu undangan lainnya tampak duduk di kursi-kursi yang telah disiapkan.
Adapun beberapa tamu yang turut menghadiri upacara bendera yaitu Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto yang membacakan teks proklamasi, Kakan Kemenag, Zulkarnain, yang membacakan doa, serta tamu-tamu lainnya.
Selama jalannya upacara, jarak di antara kursi hadirin dibuat renggang sedemikian rupa sejauh sekitar satu meter.
Selain itu, para tamu undangan, komandan upacara, peserta upacara, serta petugas Paskibraka mengenakan masker kain serupa, berwarna merah putih.
Menjelang pengibaran bendera, para petugas Paskibraka berseragam putih, dengan di kawal pasukan TNI, Marinir, Brimob dan Polri, kompak baris berbaris menuju hadapan komandan upacara.
Baru lah seorang perempuan, siswi SMAN 3, pembawa baki bendera merah putih perlahan mendaki tangga panggung Engku Putri untuk menerima bendera yang masih terlipat rapi.
Prosesi pengibaran bendera berjalan dengan lancar diiringi oleh lagu Indonesia Raya dari tiupan terompet Marching Band berseragam merah putih.
Lamat-lamat, tampak di belakang barisan peserta upacara yang terdiri dari pasukan Polri, Brimob, TNI, Marinir, Ditpam, dan lain sebagainya, beberapa mobil ambulans terparkir rapi dengan pintu terbuka lebar.
"Upacara kali ini berbeda, kita perketat keamanan dan petugas kesehatan. Kita siapkan ambulans, juga para petugasnya sudah kita rapid test dan swab," ujar Rudi ketika diwawancarai usai upacara bendera.
Benar saja, di tengah jalannya upacara, seorang personil Marching Band, melepaskan diri dari barisan dan sigap ditangani oleh petugas medis di ambulans terdekat.(TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)