Sabtu, 9 Mei 2026

Gara-gara Burung Murai Batu Dua Warga Bintan Ditembak Mati, Sempat Rebut Pistol Marinir Malaysia

Aparat laut Diraja Malaysia, Bandar Penawar, Negara Bagian Johor, Malaysia menembak mati dua warga Bintan atas dugaan penyelundupan Murai Batu

Tayang:
INT
Ilustrasi burung Murai Batu yang sangat populer di kalangan Kicau Mania di Indonesia 

Gara-gara Burung Murai Batu Dua Warga Bintan Ditembak Mati, Sempat Rebut Pistol Marinir Malaysia

TRIBUNBATAM.id - Insiden tembak mati warga Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Indonesia pada Senin (24/8/2020) dini hari oleh aparat laut Diraja Malaysia, Bandar Penawar, Negara Bagian Johor, Malaysia mulai ramai diberitakan media Negeri Jiran.

Situs berita Harian Metro, anak media dari Media Prima Group dan New Straits Times Press (M) Bhd pada
Senin (24/8/2020) juga menurunkan laporan insiden ini.

BREAKING NEWS: 2 Warga Bintan Ditembak Mati di Malaysia, Diduga Karena Kasus Burung

Di https://www.hmetro.com.my/mutakhir/2020/08/613598/tekong-bot-maut-terkena-tembakan, Harian Metro melansir korban tewas saat coba menyelundupkan sekitar 900 ekor burung langka jenis Murai Batu dan Murai Kampung dari Malaysia ke wilayah perairan Kepri dengan kapal boat cepat.

Ke-900 ekor satwa dilindungi negara itu dikemas dalam 90 tumpukan sangkar kardus, di tiga kapal boat jenis fiber cepat.

Satu kardus berisi rata-rata 10 ekor burung paling digemari Kicau Mania tersebut.

Terkait 2 Warga Bintan yang Ditembak Mati di Malaysia, Kapolsek: Kami Masih Cek Kebenarannnya

Masih dari Harian Metro dilaporkan penembakan terpaksa dilakukan anggota marinir Diraja Malaysia di Tanjung Kelesa, Bandar Penawar, Johor karena kawanan penyelundup mencoba melawan dan merebut pistol aparat tentara penjaga pantai Negeri Serumpun ini.

Kepada Tribun Batam, Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur pada Senin (24/8/2020) malam, mengaku sudah mendapatkan Informasi perihal penembakan Warga Negara Indonesia (WNI) ini.

Foto saat ekspose petugas di Malaysia yang mengatakan kalau pelaku ditembak mati
Foto saat ekspose petugas di Malaysia yang mengatakan kalau pelaku ditembak mati (Net)

"Kita masih kumpulkan detailnya," kata perwira polisi level kecamatan pesisir ini.

Informasi yang belum terkonfirmasi lain menyebutkan, WNI yang meninggal tercatat sebagai warga Kampung Bugis, Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

Informasi lain menyebutkan masih ada dua WNI dari Bintan berinisial Mrd dan CCp yang ditahan aparat marinir Malaysia di Johor.

Kedua WNI ini ditahan sebagai pelaku sekaligus saksi insiden itu.

Melawan Petugas dengan Samurai, Satu Pelaku Begal Ditembak Mati

Situs Harian Metro melansir dalam keterangan pers resmi, tim gabungan Pengarah Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) di Johor Laksamana (M) Nurul Hizam Zakaria, menyebut saat kejadian pihaknya yang melaksanakan operasi dengan sandi Benteng Laut.

Tim operasi menahan dua kapal fiber masing-masing pada pukul 1.30 dan 2.15 dini hari di kedudukan 2.0 dan 2.1 batu nautika utara Tanjung Kelesa.

Dijelaskannya, di boat pertama, Maritim Malaysia menahan dua lelaki warga tempatan.

HORE Subsidi Gaji Rp 600.000 Akan Cair Hari Ini? Karyawan Swasta Batam Silakan Cek Rekening Kamu

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved