Stok Alat Rapid Test di RSUD Bintan Kosong, Warga Mengeluh Biaya Lebih Mahal Jika Urus di Swasta

Aras bersama warga lainnya berharap agar pemerintah Kabupaten Bintan, bisa secepat mungkin menyediakan rapid test di RSUD Bintan.

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/alfandi simamora
Suasana Pelayanan di Loket Pelayanan Kesehatan di RSUD Bintan, Rabu (13/11/2019). Ketersediaan alat rapid test di RSUD Bintan kosong. Warga meminta pihak rumah sakit segera menyiapkan alat rapid test yang cukup 

Dengan penambahan dua kasus ini, total 38 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bintan.

"Iya benar ada penambahan baru pasien positif Covid-19 dua orang, satu orang pendatang dan satu orang warga Bintan Timur," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni,Senin (24/8/2020).

Selain penambahan dua kasus baru virus Corona, data gugus tugas Covid-19 Provinsi Kepri pada 23 Agustus 2020 mencatat, terdapat penambahan jumlah suspek sebanyak 1 orang.

Kemudian jumlah pasien terkonfirmasi sembuh sebanyak 24 orang, serta 2 orang meninggal dunia.

Atas penambahan kasus itu, Gama kembali mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan selalu jaga jarak.

Menurutnya, pandemi Covid-19 belum berakhir, khususnya di Kabupaten Bintan yang kini terus kembali bertambah.

"Jangan lupa sering cuci tangan dan gunakan masker jika keluar rumah dan jaga kondisi kesehatan," ucapnya.

Dokter Terkonfirmasi Covid-19 Meninggal Dunia

Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri meninggal dunia.

Pasien nomor 25 berinisial ZI ini, diketahui seorang dokter dan orang tuanya yang berada di Tanjunguban.

Ia sebelumnya dirawat di RS Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang sebelum menhembuskan napas terakhirnya, Selasa (18/8) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun TribunBatam.id, pasien terkonfirmasi positif virus Corona itu diketahui baru pulang dari Jakarta untuk melayat ibunya yang meninggal di RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban, Selasa (4/8) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan,dr Gama AF Isnaeni membenarkan pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia ini.

Gama juga mengakui, bahwa profesi pasien Covid-19 nomor 25 ini merupakan seorang dokter.

"Iya benar, kemarin malam pasien sudah dimakamkan dengan protokol kesehatan," ucap Gama, Rabu (19/8/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved