PILKADA KEPRI
PILKADA KEPRI, Isdianto-Suryani Deklarasi di Batam, Ansar Ahmad-Marlin di Tanjungpinang
Pasangan bakal calon gubernur Kepri dan wakil gubernur Kepri Isdianto-Suryani gelar deklarasi di Dataran Engku Hamidah, Batam, Kamis (2/9/2020).
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Agus Tri Harsanto
Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id,BATAM - Pasangan bakal calon gubernur Kepri dan wakil gubernur Kepri Isdianto-Suryani gelar deklarasi di Dataran Engku Hamidah, Batam, Kamis (2/9/2020).
Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kepri, Bakti Lubis dalam siaran Webilog Tribun Batam #Temu muka dulu sebelum bertanding, Rabu (02/09/2020).
"Deklarasi akan kita langsung pagi hari pukul 09:00 wib di dataran Engku Hamida," ucapnya.
Dalam rangkaian deklarasi, kata dia tentu pihaknya memperhatikan protokol kesehatan dan aturan pelaksanaan pilkada dimasa pendemi covid-19.
"Kita batasi personal yang hadir begitu juga dengan jumlah undangan. Namun nantinya tetap kita akan umumkan pasangan ini di 7 kabupaten kota. Kita akan gelar roadshow nantinya," jelas Bakti.
Selanjutnya pasangan ini akan mendaftar ke KPU Jumat pagi.
"Jumat sebelum sholat, kita bersama-sama tim Isdianto-Suryani akan melakukan pendaftaran," katanya.
Di Pilkada Kepri, tiga pasangan yang akan bertarung yakni Isdianto-Suryani, Soerya Respationo-Iman Sutiawan, dan Ansar Ahmad-Marlin Agustina.
• PILKADA KEPRI, Soerya Respationo-Iman Sutiawan Jalani Swab Test, Yakin Hasil Negatif Covid-19
Ansar-Marlin Deklarasi di Tanjungpinang
Pasangan Ansar Ahmad dan Marlin Agustina Rudi diketahui akan menggelar deklarasi di Kota Tanjungpinang, Jumat (4/9/2020) nanti.
Menurut Ketua Tim Pemenangan Ansar-Marlin, Ade Angga, deklarasi akan dilakukan secara sederhana dan tetap menaati protokol kesehatan Covid-19.
"(Deklarasi) Sesaat sebelum pendaftaran," ujar Ade Angga saat dikonfirmasi Tribun Batam, Rabu (4/9/2020).
Menurut dia, deklarasi hanya akan dihadiri oleh beberapa perwakilan partai politik dan relawan tim.
Lanjut Ade Angga, pandemi Covid-19 menjadi alasan utama deklarasi kedua pasangan calon (paslon) tak dilakukan terlalu terbuka untuk umum.
"Deklarasi terbatas dan tak ada pengerahan massa," tambah Ade Angga.
Ade mengatakan, sejauh ini, fokus tim pemenangan masih seputar persiapan pendaftaran paslon pada tanggal 4 hingga 6 September 2020 nanti.
"Fokus pemberkasan juga," tutup dia.(tribunbatam.id/ichwannurfadillah/beres)