LIGA ITALIA
UPDATE Transfer Inter Milan - Kolarov Makin Dekat, Inter Tutup Pintu Keluar untuk Lautaro Martinez
Inter Milan menyatakan Lautaro Martinez tak akan dijual dan meminta Barcelona melupakan peluang membawa pemain Argentina itu
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, MILAN - Inter Milan tengah bersiap menghadapi kompetisi musim 2020/2021.
Inter Milan akan mulai mengumpulkan pemainnya untuk menjalani latihan perdana mulai 7 September 2020.
Menjelang latihan perdana, sejumlah pemain baru dikaitkan akan datang sebagai pemain baru Nerrazuri.
Termasuk bintang Inter Milan Lautaro Martinez yang dikaitkan dengan Barcelona.
• Alasan Malaysia Berlakukan Larangan Masuk WNI Pemegang Izin Jangka Panjang Mulai 7 September
• Data Corona 34 Provinsi Indonesia Rabu 2 September Pagi, Total Nasional 177.571, Meninggal 7.505
• Jadwal MotoGP 2020 - GP San Marino & GP Emilia Romagna 13 & 20 September GP Catalunya 27 September
Namun, kabar terbaru dari Milan, Inter dikabarkan sudah menutup pintu keluar untuk asetnya Lautaro Martinez.
Inter Milan menyatakan Lautaro Martinez tak akan dijual dan meminta Barcelona melupakan peluang membawa pemain Argentina itu.
Sikap itu disampaikan Direktur olahraga Inter Milan, Piero Ausilio.
Sejak awal musim ini, Lautaro Martinez digadang-gadang akan pindah ke Barcelona.
Nama penyerang Inter Milan tersebut selalu disebut sebagai pengganti Luis Suarez di Camp Nou.
Sebelum musim berakhir, Lionel Messi bahkan sudah memberikan restu bagi Barcelona untuk menggaet kompatriotnya tersebut.
Beberapa media Argentina seperti Ole bahkan sudah berani menyematkan muka sang bomber dengan mengenakan baju Barcelona.
Akan tetapi, kubu Inter Milan kini memberikan pendirian mereka soal Lautaro Martinez.
Ausilio bersikukuh mereka tak pernah mengadakan pembicaraan dengan Barcelona dan menyatakan bahwa Lautaro tak dijual selama bursa transfer musim panas ini.
"Ada ketertarikan terhadap sang pemain tetapi negosasi tak pernah dimulai," tutur Ausilio kepada Sky Italia.
"Ada klausul yang tak diaktifkan pada pertengahan Juli. Sejak itu kami menganggapnya tak lagi dijual di bursa."