VIRUS CORONA DI BATAM
Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Empat Puskesmas di Batam Ditutup Sementara
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam dr Didi Kusmarjadi mengatakan, dampak Covid-19, empat Puskesmas di Batam tutup sementara waktu.
Editor Danang Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus pandemi virus corona atau covid-19 di Batam terus mengalami peningkatan kasus baru.
Dilansir dari corona.kepriprov.go.id, per 2 September 2020 kasus covid-19 di Batam mencapai 690 kasus.
Dari 690 kasus tersebut 281 pasien dirawat, 378 dinyatakan sembuh dan 31 meninggal dunia.
Kasus pandemi virus corona atau covid-19 di Batam juga menyerang sejumlah tenaga medis.
Seperti yang terjadi di Sekupang, Nongsa dan Sagulung.
Akibatnya sejumlah pelayanan kesehatan atau puskesmas di wilayah tersebut ditutup sementara.
"Benar, ada empat Puskesmas dihentikan sementara pelayanannya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam dr Didi Kusmarjadi, Rabu (2/9/2020).
• Vaksin Merah Putih Segera Diuji, Kemenristek: Kenapa Harus Impor Padahal Disini Ada
• Batas Waktu 11 September, Ini Persyaratan Dapat Subsidi Kouta bagi Mahasiswa dari Kemendikbud
Hal ini merupakan imbas dari sejumlah tenaga kesehatan di puskesmas itu terpapar Covid-19.
Keempat puskesmas itu antara lain Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Mentarau Sekupang, Puskesmas Sambau di Nongsa, serta Puskemas Sungai Langkai di Kecamatan Sagulung.
"Ruangannya dibersihkan dulu. Seperti penyemprotan disinfektan. Makanya dihentikan sementara," katanya.
Sagulung Zona Merah
Wilayah Kecamatan Sagulung masuk dalam daftar zona merah penyebaran covid-19.
Menyusul status itu, Camat mengimbau agar warga selalu gunakan masker saat berada di luar rumah.
Terlebih saat ini, Puskemas Sei Langkai, Kelurahan Sei Langkai Kecamatan Sagulung juga ditutup akibat adanya tenaga medis terpapar corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/puskesmas-sei-langkai-tutup-sementara.jpg)