Breaking News:

Belum Semua Pekerja Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu, Menaker Ida Fauziyah Ungkap Kendala Ini

Menurut Ida, terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala mengapa subsidi gaji tahap pertama belum semua bisa dicairkan.

Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (10/8/2020). Menaker Ida Fauziyah Ungkap kendala Sejumlah Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan kendala pencairan subsidi gaji tahap pertama yang belum selesai.

Menurut Ida, terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala mengapa subsidi gaji tahap pertama belum semua bisa dicairkan.

Ida mengungkapkan beberapa penyebab subsidi gaji itu tidak bisa disalurkan adanya masalah teknis.

Yakni adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening telah dibekukan, dan rekening tidak sesuai dengan NIK.

"Pada penyaluran subsidi gaji/upah tahap I, jumlah rekening yang tidak dapat disalurkan sebanyak 15.659 rekening penerima. Adapun rekening yang masih dalam proses penyaluran 173.367 penerima," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam keterangannya yang dikutip Antara, Minggu (6/9/2020).

Dilansir Tribunbatam.id dari Kompas.com, hingga kini sudah 2.310.974 pekerja sudah menerima subsidi gaji tahap pertama.

Angka tersebut mempresentasikan 92,44 persen dari total penerima bantuan subsidi upah (BSU) tahap pertama yaitu sebesar 2,5 juta pekerja.

Karena itu, dia meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan yang melakukan verifikasi data rekening calon penerima untuk berkomunikasi dengan segala pemangku kepentingan demi menyelesaikan persoalan pelaporan data tersebut.

UPDATE Subsidi Gaji, Menaker Ida Fauziyah Pastikan BLT untuk 3 Juta Pekerja Swasta Sudah Cair

Menjawab Pertayaan Jutaan Pekerja, Kapan Subsidi Gaji Rp 600.000 Masuk Rekening?

Proses penyaluran subsidi gaji tahap kedua sendiri sudah dimulai per Jumat (4/9/2020) setelah Kemnaker menyelesaikan pemeriksaan ulang atau check list data yang sudah diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved