POSITIVE PARENTING
Daftar Gejala Umum Saat Anak Terinfeksi Covid-19, Merasa Kelelahan hingga Sakit Kepala
Wabah Covid-19 tidak hanya mampu melanda kalangan dewasa atau orangtua saja, melainkan juga anak-anak. Lantas apa gejalan umum pada anak terinfeksi?
Sebaliknya, tim peneliti menemukan bahwa gejala paling umum pada orang dewasa adalah kelelahan, sakit kepala, batuk terus-menerus, sakit tenggorokan, dan kehilangan penciuman.
Spector mencatat bahwa dari anak-anak yang dites positif dan memiliki gejala, sekitar setengahnya tidak memiliki salah satu dari tiga gejala utama Covid-19 yang ada di daftar National Health Service.
Maka, orang tua perlu menyadari perbedaan gejala ini.
“Yang ingin kami lakukan di sini bukanlah mendorong anak-anak untuk menjalani tes, tetapi menjauhkan mereka dari sekolah (jika menunjukkan gejala),” katanya.
Spector mengatakan, perbedaan gejala berdasarkan usia mungkin karena adanya perbedaan cara sistem kekebalan tubuh dalam menanggapi virus.
Tim peneliti meminta orangtua melacak gejala anak-anak mereka melalui aplikasi untuk membantu tim menemukan wabah di sekolah dengan cepat.
Ketua Royal College of General Practitioners Prof Martin Marshall adalah salah satu pihak yang menyambut baik hasil penelitian ini.
Menurutnya, temuan tim peneliti bisa bermanfaat bagi para dokter untuk menangani Covid-19 di lapangan.
"Memahami bahwa anak-anak mungkin menunjukkan gejala yang berbeda dengan orang dewasa berguna agar dokter dan tim, serta kolega spesialis anak kami mampu mengidentifikasi virus pada anak-anak dan meresponsnya dengan tepat,” kata dia.
Cegah Penyakit, Inilah 8 Nutrisi Penting Untuk Bantu Anak Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Di tengah pandemi Covid-19, setiap orangtua menginginkan anaknya memiliki daya tahan tubuh yang baik.
Ya, beragam nutrisi penting dibutuhkan anak agar daya tahan tubuhnya tetap terjaga.
Seperti yang diketahui, jika daya tahan tubuh anak turun, maka rentan terhadap penyakit dan virus.
Hal tersebut pun dapat mengganggu aktivitas anak-anak.
Survei saat ini menunjukkan bahwa hampir 81% anak-anak di usia pertumbuhan tidak mendapatkan cukup zat besi, vitamin A, dan vitamin C.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-sakit-kanker.jpg)