Kamis, 14 Mei 2026

Smartphone Puluhan Juta Batam Cuma Bisa Jadi Mainan, Pemblokiran Handphone dan Tablet BM Berlaku!

Seluruh perangkat HKT (handphone dan komputer tablet) yang diblokir tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler

Tayang: | Diperbarui:
Toutiao
Ilustrasi ponsel black market atau diistilahkan dengan BM 

Di Batam, Kepri hingga Senin (8/6/2020) lalu, ponsel BM masih mendominasi di sejumlah pasar elektronik.

Menariknya ponsel BM tersebut rata-rata ponsel bermerek dengan harga jual di atas Rp 10 juta.

3 Orang Dibekuk Satreskrim Polres Tanjungpinang, Diduga Terlibat Pencurian Ponsel, 1 Masih Buron

Erwin, salah satu penjual ponsel di Batam, ditemui di pusat perdagangan elektronik ponsel mengatakan, saat ini ponsel BM masih terbilang aman stoknya di Batam.

Bahkan ponsel BM tersebut bukanlah ponsel bekas, melainkan ponsel baru dari berbagai merek.

Ponsel-ponsel itu juga diklaim bisa terhubung dengan sinyal operator seluler di Indonesia, sebab ponsel-ponsel tersebut telah lama diaktifkan sebelum penerapan pembelokiran IMEI per 18 April 2020 lalu.

Radiasi Ponsel Bisa Sebabkan Tumor Jinak Meningioma di Otak, Apa Bahayanya?

"Kenapa masih banyak di Batam, karena sebelum tanggal 18 April 2020 lalu, ponsel-ponsel tersebut telah diaktifkan terlebih dahulu," kata Erwin ditemui di konter ponsel, Senin (8/6/2020).

Tidak saja yang sudah diaktifkan sebelum 18 April 2020 lalu, bahkan ponsel BM yang lebih baru, yang beredar di atas tanggal tersebut hingga kini diakui Erwin juga banyak beredar di Batam.

"Kita kan tergantung permintaan, lagian di Batam terkenal dengan barang BM, jadi jika tidak ponsel BM tidak ada serasa bagaimana gitu," terang Erwin.

Diakui Erwin, dirinya pernah melakukan pengecekan IMEI dari ponsel BM, meski diketahui tidak terdaftar, namun kenyataannya hingga saat ini ponsel BM tersebut tidak diblokir dan tetap aman digunakan hingga saat ini.

"Ponsel saya ini rata-rata BM semua, kecuali ponsel yang harganya di bawah Rp 6 jutaan, kalau di atas harga itu semuanya BM, terlebih iPhone 11, semuanya BM, namun kualitasnya terjamin," terang Erwin.

Hal senada juga diungkapkan Tomi (bukan nama sebenarnya), penjual ponsel di pusat elektronik yang lain, di mana hingga saat ini ponsel BM tersebut tetap aman dijual dan sangat diminati.

"Sejauh ini tidak ada masalah dan sampai saat ini ponsel-ponsel BM tersebut tetap diminati," kata Tomi, Senin (8/6/2020).

Tertipu Foto Tampan di Facebook, Gadis ABG Dicabuli Kuli Bangunan, Ponsel Ikut Dibawa Kabur

Soal kenapa ponsel BM diminati di Batam, Tomi mengatakan hal itu selain selisih harganya yang lumayan, perbaikannya pun terbilang gampang.

Sebab hampir seluruh pusat penjualan ponsel, pasti memberikan jaminan perbaikan.

"Perbaikannya juga tidak mahal, paling agak sedikit lama, sebab perbaikannya di bawa ke luar Batam, yakni di Singapura.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved