Jumat, 5 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Sindrom Horner, Kerusakan Saraf yang Sebabkan Kelainan pada Wajah

Sindrom Horner merupakan kumpulan gejala dan tanda yang terjadi karena gangguan jalur saraf yang berjalan dari otak ke wajah.

Tayang:
freepik.com
SINDROM HORNER - Sindrom Horner merupakan kondisi adanya kerusakan jaringan jalur saraf yang berjalan dari otak ke wajah, yang menyebabkan penderitanya mengalami menurunnya kelopak mata di satu sisi. Foto: Ilustrasi. 

- Pupil pada satu mata lebih kecil daripada mata yang lain (anisokor)

- Kesulitan melihat dalam kegelapan

- Kelopak mata atas lebih turun pada sisi yang sakit

- Kelopak mata bawah terlihat sedikit terangkat

- Keringat yang lebih sedikit pada satu sisi wajah (anhidrosis)

- Iris mata yang lebih terang pada satu sisi mata pada bayi

- Kemerahan pada satu sisi wajah pada anak-anak 

Penyebab

Penyebab sindrom Horner yakni karena ada kerusakan pada jalur saraf simpatik antara otak dan wajah.

Sistem saraf ini mengatur banyak hal, termasuk pergerakan pupil mata, detak jantung, tekanan darah, keringat, dan lain-lain.

Sistem ini juga membantu tubuh untuk merespons segala perubahan lingkungan sekitar.

Jalur saraf (neuron) antara otak dan wajah terbagi menjadi tiga bagian yang berbeda.

Jalur tersebut di antaranya, neuron tingkat pertama, neuron tingkat kedua, dan neuron tingkat ketiga.

Setiap bagian memiliki kemungkinan penyebab yang berbeda.

Jalur neuron tingkat pertama 

Jalur ini berjalan dari pangkal otak ke puncak sumsum tulang belakang.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved