VIRUS CORONA DI BATAM
Batam Ambigu, Maju Mundur Lockdown PT Philips dan PT Infineon, Awas Klaster Industri Mengintai
Pemerintah Kota (Pemko) Batam ambigu menentukan penetapan karantina ketat atau lockdown PT Philips dan PT Infineon
Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi menginformasikan kedua perusahaan yang karyawannya banyak terpapar Covid-19 ada PT Infinion dan PT Philips.
"Karena itu, saya sudah kirim surat rekomendasi agar kedua PT itu di-lockdown sementara," tegas Didi ketika diwawancarai beberapa waktu lalu.
Menurut Didi, lockdown sementara waktu selama 14 hari ini harus dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk memutus penyebaran virus di kawasan tersebut.
• Kisah Istri dan Anak Wali Kota Jambi Positif Corona, Buah Hati Terakhir Tak Terselamatkan
Betapa tidak, berdasarkan data Dinkes Kota Batam, ada 63 karyawan PT Infenion Mukakuning yang terpapar Covid-19.
Jumlah karyawan PT yang terpapar akan bertambah jika dihitung lagi dengan karyawan dari PT Philips.
• SADARLAH Corona Itu Nyata Jangan Halu Konspirasi, Positif Terpapar Batam Melonjak, BNPB: Waspada
"Karyawan PT Philips baru dites swab kemarin.
Sore nanti hasilnya baru keluar," ujar Didi.
Saat ini karyawan yang terpapar Covid-19 tersebut sudah dirujuk ke RSKI Galang.
(tribunbatam.id/Hening Sekar Utami/Thomlimah Limahekin/Beres Lumbantobing/Ichwan Nur Fadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/03092020kecamatan-zona-merah-di-batam.jpg)