Breaking News:

BINTAN TERKINI

Tenaga Honorer di Bintan Terancam Putus Kontrak, Tak Netral di Pilkada Serentak 2020

Sekda Bintan, Adi Prihantara bilang, PNS maupun tenaga honorer kontrak wajib mematuhi ketentuan ASN dalam pelaksanaan Pilkada Serentak.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
NETRAL - Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (ASN) maupun tenaga honorer kontrak agar tetap netral di Pilkada Serentak tahun 2020. 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Sekda Kabupaten Bintan, Adi Prihantara mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (ASN) maupun tenaga honorer kontrak agar tetap netral di Pilkada Serentak tahun 2020.

Jika melanggar, ada sanksinya. Khusus tenaga honorer kontrak, sanksi terberatnya bisa berupa pemutusan kontrak kerja.

"Apabila terbukti, kita akan putus kontraknya," kata Adi, Kamis (1/10/2020).

Menurut Adi, tenaga honorer dengan kontrak kerja wajib mematuhi ketentuan ASN. Sesuai surat Bupati Bintan bernomor B/585/800/IX/2020 yang ditujukan kepada perangkat daerah.

Dalam surat itu mengatur ASN, baik itu PNS maupun tenaga honorer kontrak wajib mematuhi ketentuan ASN dalam pelaksanaan Pilkada Serentak.

Sekda Karimun Warning ASN, Tak Netral di Pilkada Karimun Akan Dapat Sanksi Tegas

DPRD Kepri Ingatkan Bawaslu Batam Netral di Pilkada Serentak

"Surat itu juga ditembuskan kepada Gubernur Kepri, Ketua DPRD Bintan, Bawaslu dan KPU Bintan untuk diketahui, bahwa honorer juga ikut aturan ASN," ungkapnya.

Adi berharap ASN dan honorer Bintan dapat mematuhi aturan netralisasi di masa Pilkada Serentak tahun 2020.

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved