Sabtu, 11 April 2026

Tuai Kemarahan Publik, PM Boris Johnson Peringatkan Soal Covid-19 Selama Musim Dingin di Inggris

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dia menerima kemarahan publik dengan penanganannya terhadap pandemi Covid-19.

EPA/Guardian
COVID-19 - Johnson memperingatkan warga Inggris tentang 'musim dingin yang sulit' dalam pertempuran Covid-19. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, LONDON - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dia menerima kemarahan publik dengan penanganannya terhadap pandemi Covid-19.

Pasalnya, para pejabat mengonfirmasi ribuan kasus positif telah terlewatkan dari hasil tes Covid-19.

Setelah berbulan-bulan mendapat kritik dan di tengah penurunan dalam jajak pendapat, Johnson juga memperingatkan bahwa negara itu masih menghadapi "musim dingin yang sangat berat" di masa depan.

"Saya tahu orang-orang sangat marah dan mereka marah kepada saya," kata perdana menteri dalam program Andrew Marr BBC pada Minggu (4/10/2020).

"Ini akan bergelombang hingga Natal, bahkan mungkin bergelombang setelahnya," tambahnya.

Masyarakat, katanya, harus hidup tanpa rasa takut tetapi dengan akal sehat.

Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Setelah Aston Villa & Spurs Pesta Gol, MU & Liverpool Kalah

Pesan Johnson ditujukan untuk mencoba meyakinkan publik tentang kesulitan tugasnya untuk mencapai keseimbangan antara menekan virus.

Ketika kasus baru meningkat, ia sibuk menjaga ekonomi tetap terbuka untuk menyelamatkan pekerjaan.

Secara politis, dia berusaha menggunakan konferensi Partai Konservatif, yang dipaksakan secara online tahun ini.

Untuk menegaskan kembali otoritasnya pada partai yang rapuh dan mengatur ulang agenda pemerintahannya.

Sementara itu, Public Health England mengatakan 15.841 hasil tes positif telah hilang dari angka harian resmi Covid-19 antara 25 September-2 Oktober.

Kesalahan itu karena masalah teknis dalam pemrosesan data otomatis, kata badan itu.

Butuh angka harian yang diumumkan pada hari Minggu menjadi lebih dari 22.000 kasus.

Vaksin Covid-19 Buatan Inggris Diperkirakan Akan Siap Kurang dari 3 Bulan Lagi, Ini Rencananya

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved