Breaking News:

UU Cipta Kerja Disahkan, Pemerintah Sebut Bakal Menambah Daya Saing Pekerja Indonesia

Pemerintah dan pengusaha sepakat disahkannya UU Cipta Kerja diyakini dapat meningkatkan daya saing pekerja di Indonesia

Editor: Danang Setiawan
Tribun Jabar
UU CIPTA KERJA DISAHKAN - Pemerintah dan pengusaha sepakat disahkannya UU Cipta Kerja diyakini dapat meningkatkan daya saing pekerja di Indonesia. Foto Ilustrasi 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - DPR RI dan pemerintah akhirnya menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang-Undang Cipta Kerja.

Meski menuai pro-kontra di masyarakat, undang-undang Omnibus Law tersebut disetujui oleh sebagian besar fraksi di kompleks DPR RI, Senayan, pada Senin (5/10/2020).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Omnibus Law merapikan 43.600 regulasi yang membuat daya saing Indonesia lemah.

"Sebelum pandemi Covid-19, sudah ada sekira 43.600 regulasi, daya saing kita tertinggal di ASEAN," ujarnya di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (5/10/2020).

Airlangga menjelaskan, UU ini juga untuk masyarakat yang bekerja atau tidak bekerja dan juga terkait dengan angkatan kerja yang belum mendapatkan perlindungan, baik itu untuk UMKM maupun koperasi.

Menurut Airlangga, pandemi Covid-19 tidak hanya memberikan dampak besar terhadap perekonomian, tetapi membutuhkan skema perlindungan baru.

DPR Sahkan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja, Airlangga Hartarto Rapikan 43.600 Regulasi

UPAH UMSK Dihapus, Digaji Sesuai UMP, Ini Daftar Pasal RUU Cipta Kerja yang Merugikan Buruh

Perlindungan ini adalah program jaminan kehilangan pekerjaan yang memberikan manfaat yaitu cash benefit atau uang tunai dan pelatihan untuk up-skilling maupun re-skilling, serta akses informasi pasar tenaga kerja.

"Dengan demikian, bagi pekerja atau buruh yang mengalami PHK tetap terlindungi dalam batas tertentu sambil mencari pekerjaan baru," pungkasnya.

Sementara pengusaha meyakini pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Omnibus Law Ciptaker) menjadi Undang-Undang dapat mengerek daya saing Indonesia.

Sejumlah buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Kantor DPRD Batam, Rabu (12/2/2020).
Sejumlah buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Kantor DPRD Batam, Rabu (12/2/2020). (TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved