Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Lebih Dari 1000 Pekerja di Tanjungpinang Dirumahkan, 112 Orang Di-PHK Sejak Pandemi Corona

Kadisnaker Tanjungpinang, Hamalis menyebut, dampak Corona, sudah 1400an pekerja dirumahkan dan 112 orang kena PHK. Kini ada yang sudah bekerja lagi

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
PHK - Kadisnaker Tanjungpinang, Hamalis menyebut, ada sebanyak 1400-an pekerja dirumahkan, dan 112 pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Tanjungpinang sejak pandemi Covid-19 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Sejak pandemi Covid-19, sebanyak 1400-an pekerja di Tanjungpinang dirumahkan, dan 112 pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Tanjungpinang, Hamalis.

"Angka pastinya saya lupa, tapi kalau yang dirumahkan ada 1400an gitu, dan terkena PHK ada 112 pekerja," ujarnya, Rabu (7/10/2020).

Ia menyebutkan, ada sebanyak 86 perusahaan yang melaporkan terkait merumahkan pekerjanya.

"Namun sampai saat ini baru 2 perusahaan yang melapor ke kita, mereka mulai merekrut kembali pekerjanya," ujarnya.

Pesangon Pekerja yang di PHK Sesuai UU Cipta Kerja Sebanyak 25 Kali Upah, Ini Perhitungannya

Pekerja PT di Batam Terpapar Covid-19 Tak Akan di- PHK

Lebih lanjut, ia mengatakan, terkait penolakan UU Cipta Kerja sejumlah buruh di berbagai daerah di Indonesia, pihaknya belum ada rapat koordinasi terkait aksi buruh di Tanjungpinang.

"Sampai saat ini belum ada rencana aksi buruh di Tanjungpinang, sempat ada rencana, tapi kabarnya tak jadi," ujarnya.

Ditanyakan kembali apakah sudah ada pembahasa Upah Minimum Kota (UMK) Tanjungpinang?

"Sampai saat ini belum ada. Kami juga masih menunggu dari Kementerian, dan dari Provinsi. Usulan angka pun belum ada," jawabnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved