Pentolan Buruh Batam Positif Covid-19, Daniel Sempat Turun Ikut Aksi di Batam
Kedua orang tersebut yakni Yakni Syaiful Badri Ketua DPD SPSI Propinsi Kepulauan Riau bersama Daniel dari DPC LEM SPSI Kota Batam.
Meski begitu, ia berharap vaksin itu segera hadir di Batam. Sebab hingga saat ini, pasien COVID-19 di Batam masih saja ada.
"Iya cuma tak banyak. Info itu kami dapat juga dari media," kata Didi, Senin (12/10/2020).
Ketersediaan vaksin itu dipastikan dalam pertemuan delegasi Indonesia yang terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Duta Besar RI Djauhari Oratmangun dan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir saat bertemu dengan pimpinan perusahaan produsen vaksin COVID-19 yakni Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac di China, Sabtu (10/10) lalu.
Dalam keterangannya disebutkan jumlah vaksin yang disanggupi oleh masing-masing perusahaan beragam, tergantung dari kapasitas produksi dan komitmen kepada pembeli lain.
Untuk tahun ini, Cansino menyanggupi 100.000 vaksin (single dose/dosis tunggal vaksinasi) pada November 2020, dan sekitar 15-20 juta untuk tahun 2021.
Sementara G42/Sinopharm menyanggupi 15 juta dosis vaksin (dual dose/dua dosis vaksinasi) tahun ini, dan yang 5 juta dosis akan mulai datang pada November 2020.
Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020, dengan komitmen pengiriman 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) lagi pada minggu pertama Desember 2020, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk.
Pjs Wali Kota Batam Bentuk Pelatihan Massal
Penjabat sementara (Pjs) Wali kota Batam, Syamsul Bahrum membentuk pelatihan massal (training of trainer) untuk vaksin Covid-19.
Ini dibuat mengingat banyaknya penduduk Kota Batam yang wajib divaksin Covid-19, sementara jumlah tenaga kesehatan (nakes) tidak memadai.
Baca juga: Siapa Saja yang Dapat Vaksin Covid-19 Gratis? Begini Kata Menkes Terawan
Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Luhut ke China, Bahas Investasi dan Vaksin Covid-19
Dengan pelatihan massal ini, ia berharap pendistribusian vaksin Covid-19 ini bisa merata dan efektif.
"Anggaplah sekarang kita mau bertempur, tentu harus punya tentara yang terlatih.
Berapa jumlah tenaga kesehatan kita. Mereka kami butuhkan. Training of Trainer ini satu angkatan kalau tak salah ada 150 kata Bapelkes.
Kalau pelatihan 150 orang berapa lama waktunya. Kalau 1 hari tak apa. Kalau butuh waktu yang lama gimana," ujar Syamsul, Jumat (9/10/2020).
Ia khawatir, apabila tidak dipersiapkan dari awal, pendistribusian vaksin tidak maksimal. Maka akan ada pelatihan massal (Training of Trainer).
Pihaknya juga menyiapkan tempat pelaksanaan titik-titik vaksin. Dengan jumlah penduduk 1.3 juta orang, pihaknnya harus menyiapkan vaksin 1,5 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/02102019demo-buruh-batam4.jpg)