Sabtu, 18 April 2026

BATAM TERKINI

Tinggal Satu Hari Lagi, BP Batam Terima Lamaran Karyawan ATB Kelola SPAM dengan PT Moya Indonesia

Setelah itu, BP Batam akan menyampaikan ke PT Moya Indonesia sebagai pengelola air baku selama masa transisi untuk mendatangkan tenaga kerjanya.

|
ist
BP BATAM - Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar menyebutkan BP Batam masih membuka kesempatan kepada pelamar untuk memasukkan lamaran dalam mengelola SPAM di Kota Batam. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam masih membuka kesempatan untuk memasukkan lamaran, khususnya bagi karyawan PT Adhya Tirta Batam (ATB) untuk mengelola SPAM di Kota Batam.

BP Batam memberi batas waktu hingga 13 Oktober 2020.

Lewat dari tanggal itu, BP Batam akan menyampaikan ke PT Moya Indonesia sebagai pengelola air baku di Batam selama masa transisi untuk mendatangkan tenaga kerjanya dalam mengelola dan menghasilkan air baku yang memenuhi standar.

BP Batam dan PT Moya Indonesia terus berbenah jelang berakhirnya konsesi pada 14 November 2020.

Persiapan itu berkaitan erat dengan operasional pengelolaan air baku.

"Kami juga sudah mengirim surat elektronik kepada karyawan PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang telah mengirim email ke BP Batam pada bulan Mei 2020 lalu.

Maksud dari pengiriman e-mail ini adalah untuk mengumpulkan informasi yang terkait saja untuk di-input dalam program pelayanan SPAM masa transisi.

Dimana PT Moya Indonesia akan menjadi mitra BP Batam, sesuai keputusan lelang bulan September 2020," ujar Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin (12/10/2020).

Pengelola air baku ini pun, sudah menyatakan komitmennya untuk mengakomodir tenaga kerja dari Batam, khususnya karyawan ATB sebagai prioritas.

Jika jumlah karyawan belum mencukupi untuk menunjang operasional minimal pelayanan SPAM di Batam, PT Moya Indonesia siap untuk mendatangkan tenaga kerja berpengalaman di bidang masing-masing.

"PT Moya Indonesia sudah menyatakan kesediaannya untuk mendatangkan 261 tenaga kerja ke Batam, jika memang jumlah tenaga kerja berpengalaman untuk pengoperasian SPAM belum terpenuhi," ucap Dendi.

Jika masih ada beberapa kekosongan posisi, lanjut Dendi, akan diusahakan mengoptimalkan perekrutan tenaga kerja baru di Batam dan dilakukan transfer knowledge kepada mereka.

Baca juga: Polemik Serah Terima Aset Jelang Berakhirnya Konsesi, ATB: Masih Ditindaklanjuti Pemerintah

Baca juga: BP Batam Minta Warga Tak Cemas Krisis Air Saat Konsesi Berakhir, Punya Jurus Jitu Jaga Air Baku

"Perlu kami informasikan juga bahwa BP Batam memberikan kesempatan memasukan informasi kesediaan karyawan yang saat ini masih menjadi karyawan PT ATB sampai dengan tanggal 13 Oktober 2020.

Setelah tanggal tersebut, BP Batam akan menyampaikan kepada PT Moya Indonesia dan meminta untuk segera didatangkan tenaga kerja untuk memenuhi standar guna melakukan operasional SPAM di Batam," ujarnya lagi.

Para tenaga kerja berpengalaman itu, kata dia, akan mulai didatangkan ke Kota Batam pada minggu depan untuk segera memulai orientasi dan persiapan lainnya.

"Tenaga kerja tersebut adalah mereka yang sudah mempunyai pengalaman di PT Moya Indonesia yang tersebar di berbagai daerah dan akan turut serta dalam operasional," sebutnya.(TribunBatam.id/Ichwannurfadillah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved