BATAM TERKINI
Pelabuhan Harbour Bay Masih Sepi, Imbas Virus Corona di Batam
Sebelum Singapura membatasi kunjungan wisatawan ke negaranya, pelabuhan Harbour Bay selalu ramai dengan penumpang ke 'Negeri Singa' itu.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Menurutnya, perekonomian Batam cukup tergantung pada kunjungan wisatawan, selain ditopang dari sektor industri.
Pelabuhan Ferry Batam Centre Jadi Entry Point
Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre siap menerima warga negara Singapura melalui jalur Travel Corridor Agreement (TCA).
Sejumlah hal, mulai dari protokol kesehatan yang diperketat, termasuk pelayanan keimigrasian di area pelabuhan disiapkan untuk merealisasikan kesepakatan antar dua negara itu pada 26 Oktober 2020.
Pelabuhan ini menjadi entry point masuknya WNA Singapura ke Batam.
Akses masuk perbatasan Singapura-Indonesia mulai dilonggarkan dengan diluncurkannya Travel Corridor Agreement (TCA) bagi warga negara Indonesia dan warga negara Singapura.
TCA yang oleh pihak Singapura disebut sebagai Reciprocal Green Lane (RGL) ini, memungkinkan WNI dan WNA Singapura untuk melakukan perjalanan antara Indonesia dan Singapura dengan tujuan bisnis, diplomatik, maupun kedinasan mendesak mulai 26 Oktober 2020.
"Kalau ditanya kesiapan, kami sudah siap, tapi kan masih lama nanti tanggal 26," ujar Asisten Manajer Pelabuhan Internasional Batam Center, Sobri saat ditemui di lokasi pelabuhan, Selasa (13/10/2020).
Menurutnya, jadwal pelayaran kapal dari dan menuju Pelabuhan Batam Centre masih sama seperti beberapa bulan sebelumnya.
Yakni tiga kali kedatangan dan tiga kali keberangkatan.
Pelayaran pun masih dijalankan secara bergantian antara agen penyedia jasa transportasi kapal, dengan sistem ganjil dan genap.
"Masih sama, satu trip ke Malaysia, dua trip ke Tanah Merah," ungkapnya.(TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-terkini-pelabuhan-harbour-bay-selasa-1310.jpg)