Jumat, 1 Mei 2026

PENANGANAN COVID

PT Infineon Technologies Batam Berjuang Lawan Corona, Sempat Tutup Dua Hari Akibat Covid-19

Kini 88 karyawan PT Infineon Technologies Batam yang sembuh dari Covid-19 kembali bekerja seperti biasa.

Tayang:
Trbun Batam/Argianto DA Nugroho
Sejumlah pekerja keluar dari area PT Infineon yang berada di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Batam, Selasa (22/9). Puluhan pekerja perusahaan ini positif Covid-19 

"Namanya Tim Manajemen Krisis (Crisis Management Team). Tim ini nantinya yang akan merespon dan bertindak cepat terhadap situasi yang berkembang di perusahaan," ungkap dia lagi.

Baca juga: PT Infineon Technologies Batam Called All Employees Exposed to Covid-19 Are Healed

Baca juga: PT Infineon Technologies Batam Sebut Seluruh Karyawan Terpapar Covid-19 Sudah Sembuh

COVID-19 - Suasana PT Infineon Technologies Batam. Perusahaan yang terletak di kawasan Batamindo ini sempat disorot setelah banyak pekerjanya yang terpapar Covid-19. Kini, para pekerja tersebut telah sembuh usai mendapat perawatan.
COVID-19 - Suasana PT Infineon Technologies Batam. Perusahaan yang terletak di kawasan Batamindo ini sempat disorot setelah banyak pekerjanya yang terpapar Covid-19. Kini, para pekerja tersebut telah sembuh usai mendapat perawatan. (TribunBatam.id/Ichwannurfadillah)

Salah satu langkahnya, lanjut dia, dengan bergerak cepat untuk melakukan tracing terhadap kontak erat pasien serta memastikan setiap pekerja mengikuti protokol kesehatan selama beraktivitas.

"Seperti menjaga jarak fisik, memakai masker dengan tepat, dan mencuci tangan. Tak hanya itu saja, tim juga menjalankan berbagai protokol seperti prosedur penanganan kasus suspek, pemeriksanaan suhu tubuh, prosedur izin perjalanan dan pelaksanaan desinfeksi area kerja secara rutin," katanya lagi.

Abu menuturkan, akibat pandemi Covid-19, PT Infineon Technologies Batam pun masih melaksanakan aturan work from home (WFH) untuk beberapa karyawannya.

Rata-rata, aturan WFH diberlakukan untuk karyawan kantor. Untuk para operator, ungkap dia, aturan WFH belum dapat diberlakukan akibat para pekerja bersentuhan langsung dengan proses produksi.

Dia pun mengimbau kepada seluruh karyawan agar dapat bekerja sama mempertahankan pelaksanaan protokol kesehatan di luar aktivitas pekerjaan.

Sebab, penularan Covid-19 terhadap para pekerja yang berhasil sembuh terjadi di luar area perusahaan.

"Kami terus mengevaluasi terhadap penanganan Covid-19 ini. Tapi kami nuga mengajak karyawan untuk mengindari risiko penularan dari luar," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, PT Infineon Technologies Batam sempat disorot setelah 88 orang pekerjanya terpapar Covid-19.

Perusahaan ini tercatat sebagai penyumbang terbanyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan industri Mukakuning bersama dengan PT Philips Technologies Batam.

Jika PT Infineon sebanyak 88 orang, pekerja PT. Philips sebanyak 171 orang.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berprofesi sebagai karyawan swasta masih saja bertambah.

Bedanya, para pasien ini bukan termasuk dalam klaster sebelumnya.(TribunBatam.id/Ichwannurfadillah)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved