Xi Jinping Sidak Korps Marinir, Beijing Siap Perang di Selat Taiwan, Laut China Selatan dan Timur!

China saat ini berkonflik dengan banyak negara buntut klaim di Laut China Selatan dan Timur, Taiwan, Hongkong dan perbatasan dengan India

alwaght.com
Xi Jinping Sidak Korps Marinir, Beijing Siap Perang di Selat Taiwan, Laut China Selatan dan Timur! 

TRIBUNBATAM.ID - China mungkin kini menjadi negara yang paling banyak berkonflik negara-negara Asia dan Eropa.

Klaim-klaim China terhadap batas wilayah di Laut China Selatan dan Timur, intimidasi Taiwan, Hongkong dan perbatasan puncak Himalaya dengan India adalah sengkarut pertikaian China dengan banyak negara.

Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Diundang Menhan Amerika, Guru Besar UI: Ada Hubungannya dengan China

Baca juga: Bintan Kedatangan 150 TKA asal China, Dipekerjakan di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI)

Tak cuma dengan negara kecil dan berkembang, China juga berkonflik dengan "Polisi Dunia" yakni Amerika Serikat, termasuk Jepang yang pernah menginfasi mereka.

LAUT NATUNA - Kapal coast guard China dihalau dari wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Kepualauan Riau
LAUT NATUNA - Kapal coast guard China dihalau dari wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Kepualauan Riau ((Dokumen Bakamla))

Banyaknya sentimen negatif terhadap China, menurut analis militer, inspeksi Xi Jinping ke Korps Marinir mengirimkan sinyal, bahwa China akan mempercepat persiapannya untuk potensi konflik militer di wilayah perairan dan pulau-pulau, seperti Selat Taiwan, Laut China Selatan dan Timur.

Baca juga: Lagi-lagi China! Klaim Didukung 70 Negara soal Konflik Hong Kong dan Diskriminasi Uighur, Ejek AS

Baca juga: CHINA Dimana-mana, Prabowo 2 Hari di New Delhi, Saatnya Pererat Hubungan Militer Indonesia-India!

Sebab, tekanan strategis dari pasukan asing yang bermusuhan terhadap China meningkat.

Baca juga: Hubungan Amerika Serikat dan China Membeku, Pompeo Akan Kunjungi Asia Timur Minggu Depan

"Meningkatkan kemampuan tempur Korps Marinir dan modernisasi peralatan dan senjatanya akan membantunya memainkan peran yang lebih besar dalam menangani Taiwan di masa depan," kata Song Zhongping, ahli militer, kepada Global Times.

Pesawat jet tempur J-20 milik China
Ilustrasi pesawat jet tempur J-20 milik China (ist)

Presiden China Xi Jinping mengatakan, Korps Marinir Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) harus fokus pada kesiapan perang dan kemampuan tempur, serta mempertahankan tingkat kesiapan yang tinggi.

Baca juga: CHINA Belum Puas! Setelah Uighur Sekarang Tindas Muslim Utsul, Jilbab Dilarang Masjid Diperkecil

Baca juga: Hari Ini, 1 Oktober Tepat 71 Tahun Marxisme dan Komunisme Resmi Jadi Ideologi Negara di China

Melansir Global Times, pesan itu Xi sampaikan saat mengunjungi Korps Marinir Angkatan Laut PLA di Chaozhou pada Selasa (13/10/2020), di tengah perjalanannya yang sedang berlangsung ke Provinsi Guangdong, China Selatan.

Xi, yang juga Ketua Komisi Militer Pusat, menyebutkan Korps Marinir adalah kekuatan elite untuk operasi amfibi, dan memikul tugas penting untuk menjaga keamanan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, kepentingan maritim, dan kepentingan luar negeri.

Baca juga: China Kembali Jadi Sorotan, Gara-gara Virus Baru Norovirus Menginfeksi Sejumlah Mahasiswa

Dia mendesak Korps Marinir untuk mempercepat peningkatan kemampuan tempur mereka guna membentuk pasukan yang kuat, dengan tentara tempur, yang terintegrasi dan serbaguna dalam operasi, tanggap cepat, dan mampu bertempur dalam kondisi multi-dimensi.

ILUSTRASI. Bendera AS dan China. Tensi dua kekuatan dunia ini makin tegang.
ILUSTRASI. Bendera AS dan China. Tensi dua kekuatan dunia ini makin tegang. (IST via KONTAN)

Xi menyatakan, pasukan Korps Marinir harus tetap berpegang pada pelatihan yang berorientasi pada pertempuran.

Juga, memperkuat pelatihan berorientasi misi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik.

Baca juga: Taiwan Tertawakan Tentara China Menangis Saat Diberangkatkan ke Perbatasan India, Beijing Bereaksi

Presiden China menekankan perlunya Korps Marinir untuk bekerja lebih dekat dengan unit lain dari PLA, dan melakukan integrasi secara mendalam ke dalam sistem operasi gabungan Tentara Pembebasan Rakyat.

Inspeksi Xi Jinping ke Korps Marinir mengirim sinyal Xi juga menekankan perlunya memperkuat desain strategis untuk pembangunan Korps Marinir.

Pasukan infantri India mengawal pembangunan jembatan di Sungai Galwan yang memicu perang dengan China
Pasukan infantri India mengawal pembangunan jembatan di Sungai Galwan yang memicu perang dengan China (ANI)

Baca juga: Era Xi Jinping, China Hancurkan Ribuan Masjid di Xinjiang, Sebagian Beralih Jadi Lahan Parkir

"Desain strategis ini harus sesuai dengan strategi pembangunan nasional, keamanan dan militer negara, pengaturan strategis pertahanan dan militer nasional yang dimodernisasi, serta pembangunan sistem operasi bersama dan transformasi Angkatan Laut PLA," kata Xi.

Baca juga: China Terus Dikecam Internasional, Ada 380 Fasilitas Penahanan di Xinjiang untuk Etnis Uighur

.

.

.

(*)

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul Xi Jinping: Korps Marinir China harus fokus pada kesiapan perang

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved