Breaking News:

Imbal Jasa Jokowi! Relawan Pilpres Ulin Niam Yusron Sah Jadi Komisaris BUMN

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyebutkan, penunjukan Ulin Yusron sebagai komisaris independen di ITDC bentuk imbal jasa

Sceenshot Instagram Ulin Yusron
Screenshot Instagram Ulin Yusron Komisaris BUMN ITDC 

Imbal Jasa Jokowi! Relawan Pilpres Ulin Niam Yusron Sah Jadi Komisaris BUMN

TRIBUNBATAM.ID - Menteri BUMN Erick Tohir menunjuk Ulin Niam Yusron sebagai komisaris independen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Ulin dikenal sebagai salah satu pegiat media sosial sekaligus relawan Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Baca juga: Daftar 12 Relawan dan Politisi Pendukung Jokowi Jadi Komisaris BUMN, Ada yang di bright PLN Batam

Baca juga: Erick Thohir Sebut Nama Politikus PDIP Ketika Dicecar Najwa Terkait Titipan Partai Jadi Komisaris

Penunjukan Ulin sebagai komisaris independen perusahaan pelat merah itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: SK-319/MBU/10/2020 tertanggal 8 Oktober 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan Pengembangan Pariwisata Nasional.

Baca juga: Ombudsman Surati Presiden, Minta Komisaris BUMN Rangkap Jabatan Dicopot, Menteri Jangan Seenaknya

Daftar sejumlah komisaris BUMN, termasuk bright PLN Batam
Daftar sejumlah komisaris BUMN, termasuk bright PLN Batam (Foto Kolase Tribunnnews.com/Kompas TV)

Sementara itu pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyebutkan, penunjukan Ulin Yusron sebagai komisaris independen di ITDC bentuk imbal jasa Jokowi.

Baca juga: Fadli Zon Tagih Janji Erick Thohir, Singgung Banyak Tentara, Polisi hingga Hakim Jadi Komisaris BUMN

Baca juga: Sosok Septian Hario, Generasi Milenial yang Diangkat Jadi Komisaris di Sebuah Perusahaan BUMN

Pasalnya, Ulin yang merupakan pegiat media sosial menjadi relawan Jokowi pada Pilpres 2019.

Jabatan komisaris BUMN yang diberikan ke Ulin, menurut Ujang, adalah bentuk terima kasih Presiden.

"Bentuk imbal jasa atau kompensasi atas kesuksesan Ulin mengawal pemberitaan Jokowi di Pilpres," kata Ujang pada Senin (26/10/2020).

Baca juga: Jendral Gondrong yang Ditakuti Bandar Narkoba Ditarik Erick Thohir Jadi Komisaris BUMD

"Ada harga yang harus dibayar oleh Jokowi ke Ulin, harganya itu ya komisaris.

Sebagai bentuk terima kasih telah menjadi bagian dari sekrup pemenangan di Pilpres," tuturnya.

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menerima SK sebagai Komisaris Utama Pertamina, di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019)
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menerima SK sebagai Komisaris Utama Pertamina, di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019) (TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA)

Ujang mengatakan, ketika seorang relawan memperjuangkan kemenangan calon pemimpin, ada timbal balik.

Salah satunya diwujudkan dengan pemberian jabatan komisaris BUMN.

Baca juga: Tanggapan Mantan Komisaris Bank BNI: Kasus L/C Fiktif Maria Pauline Lumowa Sulit Diterima Akal Sehat

Menurut Ujang, bukan rahasia lagi jika BUMN menjadi tempat para relawan Pilpres mendapatkan imbalan.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya relawan Pilpres yang kini menjabat sebagai petinggi BUMN.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved