DEMO BURUH DI BATAM
Buruh Batam Bakal Gelar Demo Lanjutan 9 dan 10 November, Ini 3 Lokasi yang Bakal Didatangi
Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, berencana akan menggelar demo lanjutan.
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Setelah menyuarakan aspirasi di depan Gedung Graha Kepri, Senin (2/11/2020), ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, berencana akan menggelar demo lanjutan.
Demo lanjutan tersebut masih membawa isi tuntutan yang sama, yakni penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja, dan penuntutan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Kepri.
Rencananya, demo buruh akan digelar pada tanggal 9 dan 10 November 2020, bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Adapun lokasi demo yang akan dipilih yaitu Kantor Wali Kota Batam, Kantor DPRD Kota Batam atau Gedung Graha Kepri.
"Selanjutnya kami akan melakukan long march, berjalan kaki dengan estimasi massa 10.000-an," ujar Panglima Garda Metal FSPMI Batam, Suprapto.
Petisi Soal UMP Kepri 2021
Sebelumnya, perwakilan buruh menyerahkan lampiran petisi kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kepri, Mangara M Simarmata.
Petisi ini diserahkan pada kesempatan demonstrasi buruh menolak Omnibus Law dan SK Gubernur Kepri tentang UMP pada Senin (2/11/2020).
Adapun isi petisi memuat penyataan sikap atas dua arah tuntutan berbeda.
Kepada Kadis Ketenagakerjaan Kepri, buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini, memberikan tiga poin alasan penolakan terhadap SE Menteri Tenaga Kerja tentang tidak naiknya UMP 2021.
Tiga poin alasan tersebut adalah:
1. Tidak mencerminkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan karena pekerja juga pihak yang merasakan kondisi sulit yang ada saat ini.
Baca juga: INI 2 Tuntutan Buruh Batam saat Gelar Demo di Gedung Graha Kepri, Soal UMP hingga Omnibus Law
2. Akan mendegradasi kesejahteraan kaum pekerja.
3. Akan menurunkan daya beli para pekerja yang akan berimbas pada turunnya pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya orang miskin.