Breaking News:

TERORIS DI BATAM

Penangkapan Teroris di Batam, Abu Fatih Berencana Serang Polisi

Penangkapan teroris di Batam bernama Abu Fatih alias MA (34) berlangsung di jalan Perumahan Armendo Raya Punggur, Batam, Kepulauan Riau

TRIBUNBATAM/ALAM
TERORIS DI BATAM- Jalan masuk perumahan Armendo Raya Punggur, kelurahan Kabil, kecamatan, Nongsa, Kota Batam, merupakan lokasi penangkapan terduga teroris Jaringan JAD 

TRIBUNBATAM.id - Penangkapan teroris di Batam bernama Abu Fatih alias MA (34) berlangsung di jalan Perumahan Armendo Raya Punggur, Batam, Kepulauan Riau.

Terduga teroris Abu Fatih merupakan jaringan Jamaah Anshor Daulah (JAD) Batam.

Penangkapan terduga teroris di Batam berlangsung Jumat, 6 November 2020.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Awi Setyono mengatakan keterlibatan pelaku adalah sempat bersama kakak kandungnya berinisial AD ingin membunuh anggota polisi Polsek Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

"Pelaku pernah merencanakan amaliyah dengan kakaknya atas nama AD yang juga JAD Sumbar untuk membunuh anggota Polsek Akabiluru dengan menggunakan senpi rakitan laras pendek dan senapan angin PCP milik AD," kata Awi di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Fakta-fakta Penangkapan Terduga Teroris di Batam, Polisi Amankan Alat Pembuat Bom

Baca juga: Sejumlah Kasus Penangkapan Teroris di Batam, Ada yang Hendak Hancurkan Singapura

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan kegiatan IDAD dan memiliki senjata api rakitan.

Bahkan pada 2014 lalu, pelaku juga pernah bergabung dalam MIT Poso.

"Tahun 2014 pernah hijrah ke Palu dengan kakaknya saudara AD bergabung dengan MIT Poso selama 6 bulan," tandas Awi.

Dalam penangkapan ini, Polri menyita barang bukti sebanyak 4 unit. Pelaku juga diancam melanggar pasal 15 Jo pasal 7 dan pasal 13 huruf c UU No. 5 Tahun 2018 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2002 tentang pemberantasan Terorisme dengan ancaman pidana penjara paling lama seumur hidup.

Selain itu, pelaku disangka melanggar pasal 1 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api atau amunisi dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved