Jumat, 8 Mei 2026

Dipicu Sakit Hati, Malam-malam Yanto Habisi Janda Dua Anak di Kamar Rusunawa

Titi tewas di tangan tetangganya bernama Yanto (25) di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kasnariansyah blok D Kelurahan 20 Ilir D Kecamatan Ilir T

Tayang:
TribunSumsel.com/Istimewa
Titi Handayani (36), janda dua anak menjadi korban pembunuhan yang dilakukan Yanto, tetangganya sendiri. 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, OKI - Seorang janda dua anak meregang nyawa setelah terlibat cekcok dengan tetangganya.

Korban belakangan diketahui bernama Titi Handayani (36).

Titi tewas di tangan tetangganya bernama Yanto (25) di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kasnariansyah blok D Kelurahan 20 Ilir D Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang, pada Selasa (10/11/2020).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana membenarkan sudah mengamankan tersangka Yanto di seputaran pasar KM 5 Kota Palembang.

"Tersangka diamankan hendak menunggu jemputan mobil travel untuk kabur ke kawasan Pali," ungkap Anom saat mengelar perkara tersangka di Mapolrestabes Palembang, Selasa (10/11/2020).

Yanto merupakan pelaku pembunuhan terhadap Titi Handayani (36) janda beranak dua.

Peristiwa berdarah ini terjadi di Rusunawa Kasnariansyah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/11/2020) 02.00 dini hari.

Untuk motif sendiri Kapolrestabes Palembang mengatakan, karena sakit hati setelah dihujat kasar oleh korban.

Baca juga: Suara Jeritan Membawa Bachtiar Pada Mayat Diduga Korban Pembunuhan, Tubuh Saut Sempat Kejang-kejang

Baca juga: Cerita Asmara Tragis Janda Asal Kulon Progo, Korban Dibakar Pacar Karena Tolak Diajak Nikah

Berawal istri tersangka, menghina korban dengan sebutan Janda, lalu korban marah dan menghujat tersangka.

Meski tersangka sudah meminta maaf. Korban terus memaki korban.

"Mereka ini bertetangga, tersangka sakit hati dengan omongan korban yang menghinanya dengan kata-kata kasar," tambahnya.

Setelah dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, jenazah segera dibawa pihak keluarga ke Desa Lebuk Rarak, Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.

"Iya tadi siang sekira pukul 13.00 jenazah sudah sampai di sini, dan ini tinggal menunggu kakak perempuan yang datang dari Sekayu. Setelah itu akan segera dimakamkan di pemakaman umum Desa Pedamaran 3 Insya Allah sebelum isya," terang Heriansyah, paman korban ketika ditemui di rumah duka, Selasa (10/11/2020) sore.

Tampak masyarakat sekitar telah memenuhi rumah panggung milik kakek (Alm) dari korban, dan telah bersiap menghantarkan jenazahnya ditempat peristirahatan terakhirnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved