Jumat, 29 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Tak Banyak yang Tahu, 11 November jadi Hari Jomblo Sedunia, Begini Sejarahnya

Tak banyak yang tahu jika hari ini, Rabu (11/11/2020) diperingati sebagai Hari Jomblo Sedunia atau Single Day.

Tayang:
freepik.com
JOMBLO - 11/11 diperingati sebagai Hari Jomblo Sedunia atau Single Day, Ini sejarahnya. FOTO: ILUSTRASI 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Tak banyak yang tahu jika hari ini, Rabu (11/11/2020) diperingati sebagai Hari Jomblo Sedunia atau Single Day.

Sesuai namanya, peringatan ini diperuntukkan untuk para jomblo di dunia.

Lantas, bagaimana asal mula adanya Hari Jomblo Sedunia?

Ide peringatan ini bermula dari para mahasiswa jomblo di Nanjing University China pada 1993.

Menurut mereka, hari jomblo perlu diperingati bagi orang-orang yang tidak memiliki pasangan untuk menunjukkan kebanggaan atas statusnya.

Para mahasiswa ini berpendapat bahwa tanggal ini harus dirayakan bersama, bukan diratapi.

Melansir Vox, 11 November 2019, tanggal 11/11 sendiri dipilih karena angka 1 dianggap menyimbolkan kehidupan orang-orang single.

Masing-masing angka 1 disebut menyerupai empat stik tunggal. 

Baca juga: Hari Pahlawan 2020, Anggota KN Pulau Dana-323 Bakamla RI Kunjungi Nelayan Anambas, Ini Kegiatannya

Baca juga: Sejarah Hari Pahlawan dan Ganasnya Indonesia saat Pertempuran Surabaya, Puluhan Ribu Orang Tewas

Nilai produk dan logistik

Sementara, versi lainya menyebut bahwa Single Day diciptakan oleh Alibaba untuk merayakan sebuah kondisi tidak terikat, antitesis dari hubungan romantis pada Hari Valentine. 

Peringatan ini pun berkembang dengan cepat menjadi hari libur yang tidak resmi, di mana para lajang di China memanjakan diri, baik dengan makan enak atau berbelanja.

Menyadari potensi ini, Alibaba dan pendirinya Jack Ma mengubah peringatan tersebut menjadi sebuah momentum festival belanja dan berhasil meraup miliaran dollar.

Tahun lalu, nilai barang dagangan bruto pada Single Day mencapai lebih dari 210 miliar yuan atau dua kali lipat dari gabungan nilai produk festival belanja lainnya seperti Black Friday dan Cyber Monday. 

Tahun ini, Single Day dimulai lebih awal dengan periode penjualan online pada 1-3 November untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dari konsumen China.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved