TRIBUN WIKI
70 Tahun Tewasnya Presiden Venezuela, Carlos Delgado Chalbaud, Kematian Masih Misterius
Pada 13 November 1950, Presiden Venezuela, Carlos Delgado Chalbaud diculik dan dibunuh di Caracas.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Pada 13 November 1950, Presiden Venezuela, Carlos Delgado Chalbaud diculik dan dibunuh di Caracas.
Peristiwa naas ini terjadi ketika dia tengah berada di rumah Antonio Aranguren.
Kala itu, dia diculik sekelompok orang yang dipimpin oleh Rafael Simon Urbina.
Sebenarnya, latar belakang hingga kronologi jelas yang mengelilingi Delgado Chalbaud masih belum jelas.
Ada banyak teori dan spekulasi yang bermunculan, salah satunya adalah tudingan bahwa Marcos Perez Jimenez menjadi otak di balik pembunuhan itu.
Baca juga: Kini Jadi Sekretaris Militer Presiden, Simak Rekam Jejak Marsma TNI Tonny Harjono, Eks Ajudan Jokowi
Baca juga: Ibunda Hanya Bisa Pasrah Lihat Anak Gadisnya Dibunuh Teman di Depan Mata
Siapa Carlos Delgado Chalbaud?
Carlos Delgado Chalbaud lahir tanggal 20 Januari 1909 sebagai putra Jenderal Roman Delgado Chalbaud dan Luisa Elena Gomez.
Ayahnya dipenjara di Lar Rotunda atas perintah Jenderal Juan Vicente Gomez ketika dia berumur tiga tahun.
Chalbaud dan keluarganya kemudian pindah ke Paris, tempat dia menyelesaikan pendidikan lanjutan di Lycee Lakanal.
Dia menjadi anggota ekspedisi Falke tanggal 11 Agustus 1929 yang bertujuan menggulingkan kediktatoran Gomez.
Namun, operasi ini gagal dan dia kembali ke Prancis untuk menyelesaikan pendidikan tekniknya di Ecole de Travaux Publics.
Di sana dia menikahi seorang mahasiswai asal Romania bernama Lucia Devine.
Chalbaud berupaya menjalankan rencana invasi ke Venezuela, dan berhubungan dengan teman-teman ayahnya.
Setelah Jenderal Gomez meninggal tahun 1935, dia kembali ke Venezuela.
Presiden Eleazar Lopez Contreras berencana memasukkannya ke dalam angkatan bersenjata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/haduhkasian.jpg)