Breaking News:

Anwar Ibrahim Juga Ungkit Masa Lalu Mahathir Mohamad; Jika Saya Tak Dukung, Dia Kalah Tahun 1987

Anwar Ibrahim mengatakan Mahathir Mohamad harus ingat dia telah mendukungnya saat bersaing dengan Tengku Razaleigh Hamzah untuk calon presiden UMNO

abcnews
Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad 

KUALA LUMPUR, TRIBUNBATAM.id - Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad tampaknya kembali pecah kongsi.

Perseteruan keduanya kembali terjadi setelah matan PM Malaysia Mahathir Muhamad mengungkit masa lalu Anwar Ibrahim.

Mahathir menyebut alasan masa lalu setelah menyebut Anwar Ibrahim bukanlah orang terbaik untuk membangun ekonomi Malaysia.

Tudingan Anwar Ibrahim tidak cocok jadi pemimpin Malaysia setelah beredar kabar Anwar berusaha membentuk pemerintahan baru dan mengambil alih pemerintahan Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin.

Dalam wawancara dengan The Malaysian Insight (TMI), mantan perdana menteri yang dijuluki Dr M itu mengatakan alasan menyebut Anwar Ibrahim bukan orang terbaik didasarkan pada pengamatannya pada cara Anwar menangani Krisis Keuangan Asia pada 1997/1998. 

Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018.
Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018. (AFP/MOHD RASFAN)

Baca juga: Finals Four UEFA Nations League 2020/2021: Italia, Perancis, Belgia, Spanyol, Siapa Juara?

Selama waktu ini, Dr Mahathir mengaku mengambil cuti selama dua bulan dan meninggalkan Anwar, yang saat itu menjabat sebagai wakil perdana menteri dan menteri keuangan, yang bertanggung jawab atas negara.

“Saya telah menguji kemampuannya saat saya menjadi perdana menteri. Saya berlibur selama dua bulan dan Anwar mengambil alih kendali."

"Kami mengalami krisis ekonomi pada saat itu, dan sarannya tidak membantu negara memulihkan keadaan keuangan negara."

"Itulah mengapa saya harus mengambil alih jabatan menteri keuangan dan membuat rencana menyelamatkan negara dari masalah ekonomi," kata Mahathir.

Seperti dilaporkan secara luas, hubungan Dr Mahathir dan Anwar kemudian retak terkait bagaimana pemerintah harus menanggapi krisis keuangan.

Halaman
1234
Penulis: Mairi Nandarson
Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved