Seteru Murid dan Guru Politik Malaysia, Anwar - Mahathir Saling Buka Borok & Ungkit Tuduhan Sodomi
Anwar Ibrahim yang memimpin oposisi gerah dengan guru politiknya Mahathir Mohamad yang terus mendikte dan membuka kisah-kisah masa lalu keduanya
Seteru Murid dan Guru Politik Malaysia, Anwar - Mahathir Saling Buka Borok & Ungkit Tuduhan Sodomi
TRIBUNBATAM.ID - Suhu politik Negeri Jiran Malaysia terus memanas antara dua Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad.
Anwar Ibrahim yang memimpin oposisi sepertinya gerah dengan guru politiknya yang terus mendikte dan membuka kisah-kisah masa lalu keduanya.
Mahathir memecat Anwar yang saat itu terkena tuduhan sodomi dan korupsi.
Kala itu dia dipenjara hingga September 2004 sebelum dibatalkan Pengadilan Federal.
Hubungan politik antara guru dan murid ini turun naik.
Baca juga: Dengan Percaya Diri Anwar Ibrahim Sebut Mahathir Mohamad Akan Kalah Jika tak Ada Dukungan Darinya
Baca juga: Anwar Ibrahim Akan Bertemu Raja Malaysia Pekan Depan, Bahas Soal Ambil Alih Jabatan Perdana Menteri
Baca juga: Dapat Banyak Dukungan, Pemimpin Oposisi Malaysia Anwar Ibrahim Siap Gulingkan PM Muhyiddin Yassin
Anwar mengatakan ingin menempuh jalan sendiri jika Mahathir terus menerus mengungkit masa lalu keduanya.
Dalam wawancara dengan Malaysia Gazette, Anwar berujar adalah normal jika dia merasa kecewa dengan berbagai permasalahan yang terjadi dalam hidupnya.
Baca juga: Ambisi Anwar Ibrahim dan Perjalanan Panjangnya Menjadi Pemimpin Malaysia
Salah satunya adalah saat dilengserkan dan dipenjara oleh Mahathir pada 1998, saat dia masih menjadi wakil Perdana Menteri (PM) dengan tuduhan sodomi.
Meski sempat tegang, Anwar kemudian menyatakan, dia bisa menjalin kerja sama yang baik dengan politisi berjuluk Dr M itu pada 2018.
Saat itu, keduanya bergandengan tangan dan bersatu dalam aliansi Pakatan Harapan untuk mengalahkan Najib Razak dan Barisan Nasional.
Baca juga: Anwar Ibrahim Akan Bertemu Raja Malaysia Pekan Depan, Bahas Soal Ambil Alih Jabatan Perdana Menteri
"Namun, kita jelas tak bisa terus-menerus mengulangi drama dan saling tikung.
Jadi, bagi saya sudah cukup.
Saya akan ikut cara saya sendiri," tegas Anwar Ibrahim, dikutip dari Today Online, Selasa (17/11/2020).
Wawancara itu muncul setelah The Malaysian Insight merilis pernyataan Mahathir Mohamad, di mana dia mengkritik seteru politiknya itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/spanduk-mahathir-mohammad-dan-anwar-ibrahim_20180509_142424.jpg)